SuryaMalang/
Home »

Seleb

» Musik

Selebrita

Vokalis Payung Teduh Geram Terhadap Musisi yang Eksploitasi Lagu 'Akad' Secara Brutal

Terima kasih buat apresiasi teman teman terhadap lagu Akad. Namun tolong lebih bijak lagi ya. Yang setuju monggo

Vokalis Payung Teduh Geram Terhadap Musisi yang Eksploitasi Lagu 'Akad' Secara Brutal
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Vokalis Payung Teduh, Is, saat tampil di acara Folk Music Festival 2017 di Kota Batu, Sabtu (15/7/2017). 

SURYAMALANG.COM - Cover lagu menjadi hal umum bagi banyak pecinta musik di dunia, siapa pun dapat eksis meng-cover atau membawakan ulang lagu hits terkini favoritnya.

Terlebih lewat situs berbagi video YouTube, semua orang bisa memperoleh pendapatan (monetize) dari banyaknya pengguna yang mengunjungi channel YouTube mereka.

Namun permasalahan kini tengah menerpa cover artis sejak beberapa hari lalu.

Vokalis Payung Teduh, Mohammad Istiqamah Djamad mempermasalahkan tentang cover artis, Hanin Dhiya yang dinilai telah mengambil keuntungan dari lagu milik Payung Teduh.

Kekecewaan pun disampaikan karena Hanin telah mengubah lirik dari lagu berjudul Akad milik Payung Teduh.

Dalam akun Instagramnya @pusakata, pria yang akrab disapa Is itu menyampaikan kekecewaannya dan berharap agar aksi komersial terhadap lagu Akad dapat dihentikan.

"Terima kasih buat apresiasi teman teman terhadap lagu Akad. Namun tolong lebih bijak lagi ya. Yang setuju monggo. Bantu regran," tulisnya dalam postingan.

Geramnya Is pun terlihat dalam video berdurasi kurang dari satu menit yang sudah ditonton lebih dari 109.132 kali hingga Selasa (3/10/2017).

Is menegaskan kepada cover artis untuk menghentikan eksploitasi lagu Akad, apabila masih diteruskan dirinya mengancam akan mendatangi mereka.

"Sebenarnya saya sudah menahan diri bersama temen-temen dari Payung Teduh dan manajemen untuk tidak membuat video sejenis ini. Tapi melihat betapa brutalnya aktivitas digital terhadap lagu Akad.

"Terima kasih atas penyambutan lagu Akad, terima kasih atas apresiasi kalian.

"Tapi ada yang sudah produksi, ada yang sudah rekaman, sudah jualan di iTunes, tanpa seizin kami, lalu perform di tv tanpa seizin kami, nggak papa, masalahnya cuma izin aja, tapi ketika lebih jauh, ya mohon maaf kami harus bersikap," jelasnya dalam video.

"Jadi saya imbaukan kepada teman-teman yang belum bertindak. Kayak di YouTube sudah banyak banget yang sudah meraup keuntungan, biar kita tertibin aja sih. Tolong dibantu apresiasi kita supaya lebih bijak lagi, bagi yang sudah kadung berproduksi, tungguin kami akan kita samperin," tutupnya.

Melihat lebih jauh fenomena tersebut, Warta Kota mencoba melihat channel YouTube milik Hanin Dhiya, khususnya video cover lagu Akad.

Walau video terlihat sederhana, video tersebut telah ditonton lebih dari 31 juta kali dan disukai sebanyak 336 ribu, berbanding jauh dengan video resmi dalam channel Payung Teduh Official yang hanya ditonton sebanyak 22 juta kali dan disukai 206 ribu hingga Selasa (3/10/2017).

Editor: eko darmoko
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help