SuryaMalang/

Travelling

Anakan Gajah Sumatera Koleksi Jatim Park 2 Kota Batu Dikenalkan ke Pengunjung

Anakan gajah yang masih berusia tiga bulan ini ketika dikeluarkan dari kandang bersama induknya, terlihat sangat senang berada di area luas

Anakan Gajah Sumatera Koleksi Jatim Park 2 Kota Batu Dikenalkan ke Pengunjung
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Anakan gajah berusia tiga bulan koleksi Jatim Park 2 Kota Batu diperkenalkan ke pengunjung dalam rangka peringatan World Animals Day, Rabu (4/10/2017). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Untuk pertama kalinya, anakan Gajah Sumatera koleksi Jatim Park 2, Batu Secret Zoo, Kota Batu, diperkenalkan ke pengunjung bertepatan pada Hari Binatang Sedunia, Rabu (4/10/2017) siang.

Anakan gajah yang masih berusia tiga bulan ini ketika dikeluarkan dari kandang bersama induknya, terlihat sangat senang berada di area yang luas.

Ia pun terus membuntuti induknya menuju tumpukan makanan jagung yang sudah disediakan. Pengunjung pun menyambut anakan gajah berjenis kelamin betina itu dengan histeris.

Jatim Park 2 yang juga sebagai lembaga konservasi satwa Indonesia, berhasil mengembang-biakkan satwa langka dunia. Sebelumnya, anakan gajah ini tidak diperkenankan keluar kandang sampai pada usia lebih dari satu tahun.

Hal itu dikarenakan, induk gajah yang masih sensitif terhadap anaknya. Dokter Hewan di Batu Secret Zoo, Drh Roosy Margaretha mengatakan sebelumnya pernah mengeluarkan anakan gajah yang masih berusia belia, tiba-tiba anak gajah itu tersandung dan mengeluarkan suara.

"Lantas induknya kaget, dan dari situ berontak induknya. Nah ini, dari keepernya bisa menjinakkan anaknya dan juga induknya. Karena pada usia belia seperti ini masih terus dalam pantauan induknya," kata Roosy

Anak gajah ini masih belum memiliki nama, jadi masih dipanggil si mungil. Si mungil lahir pada 7 Juli 2017 pukul 04.15. Induknya yang bernama Tira kini berusia 23 tahun, dan pejantannya bernama Andalas berusia jauh lebih muda yakni 20 tahun. Roosy mengatakan Si Mungil ini merupakan anakan pertama dari Tira dan Andalas dengan perkawinan alami.

Tira mengandung si mungil selama 22 bulan dan cara perkawinannya alami serta melahirkan dengan normal. Si Mungil ini berusia tiga bulan dengan berat sekitar kurang lebih 100 kilogram usianya dan tingginya 100 centimeter.

“Selama masa hamilnya Tira, kami terus menantau dengan USG juga. Sehingga kami tahu saat si mungil dilahirkan," imbuh Roosy.

Selama masa pertumbuhan, si mungil tetap diberi makan dan menyusui induknya. Setidaknya hingga usia lima tahun ia tetap bersama induknya.

Manager Marketing dan Publik Relation Titik S Ariyanto menambahkan hal ini merupakan kebanggaan bagi Batu Secret Zoo, sebagai lembaga konservasi satwa Indonesia. Terlebih satwa langka gajah ini dilindungi.

"Karena itu, dalam rangka memperingati Hari Binatang Sedunia, kami ingin menunjukkan keluarga baru kepada pengunjung," kata Titik.

Namun sayangnya, untuk anakan orangutan tidak bisa diperkenalkan ke pengunjung. Hal itu dikarenakan si induk masih terlalu sensitif jika anaknya dilihat oleh banyak orang.

Anak orang utan ini diketahui masih berusia 2,5 bulan, sehingga masih dalam pengawasan induknya.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help