SuryaMalang/
Home »

Batu

Malang Raya

Ini Kronologi Tewasnya Anggota DPRD Muara Enim saat Paralayang di Kota Batu

Pukul 16.00 Ardi mengingatkan kembali agar tidak terbang karena di depan take off sudah gelap, atau paling tidak menunggu Ardi Kurniawan

Ini Kronologi Tewasnya Anggota DPRD Muara Enim saat Paralayang di Kota Batu
ISTIMEWA
Korban saat berada di Kamar Mayat RS Karsa Husada, Batu, Kamis (5/10) malam. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Satu anggota DPRD Muara Enim, Syaiful Iqbal Asyofa (40), asal Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, meninggal dunia saat berolahraga Paralayang di Kota Batu, Kamis (5/10/2017).

Berikut kronologinya

1. Pukul 15.30 cuaca di Gunung Banyak gelap dan angin berembus sekitar 10 km per jam setelah hujan.

2. Pukul 15.30 wib yang bersangkutan melakukan prepare dengan meminjam parasut merk nova dhv. 1-2

3. Yang bersangkutan ditegur dan diperingatkan oleh rekan yakni Ardi Kurniawan, untuk tidak melakukan penerbangan karena diperkirakan 10 menit ke depan akan terjadi perubahan cuaca dan angin kencang, tetapi korban tetap melakukan penerbangan

4. Pukul 16.00 Ardi mengingatkan kembali agar tidak terbang karena di depan take off sudah gelap, atau paling tidak menunggu Ardi Kurniawan terbang dulu, baru korban terbang. Begitu Ardi ke selter untuk prepare korban tanpa sepengetahuan Arfi melakukan take off.

5. Pukul 16.05 Ardi take off dan diberitahu oleh rekan lainnya, Eko untuk mengejar korban.

6.  Pukul 16.10 wib, angin mengencang diperkirakan di landing area sekitar 35 km dan terus meningkat

7. Pukul 16.15 wib, yang bersangkutan terbang di atas kuburan heading ke landing, akan tetapi karena angin kencang yang bersangkutan bergeser ke kiri ke atas villa 3 depan take off, saat itu ike memandu menggunakan HT agar jangan ke depan villa 3 karena daerah dimaksud potensi life dan venturi sehingga parasut yang bersangkutan terlihat mundur dan sempat big earsh.

8. Pukul 16.30 ike diberitahu sama pilot di take off bahwa yang bersangkutan tidak membawa HT.

9. Pukul 16.30 wib, ketinggian parasut dari villa 3 kurang lebih 20 meter, sehingga menurut saksi dilanding area yg bersangkutan terkena turbulance villa 3, dan berbelok ke arah aspal samping kanan villa 3, dan tidak terlihat dari landing area.

10. Tim penolong dari teman2 paralayang bergerak ke villa 3, dan sesampai di lokasi kejadian posisi yang bersangkutan ada dijalan aspal villa 3, dan parasut menyangkut di vinus dekan jalan, helm yang digunakan korban pecah.

11. Saat itu langsung dilakukan pertolongan dan dibawake rumah sakit.

12. Pukul 17.05 wib, di RSU Karsa Husada Batu, dinyatakan meninggal dunia.

13.Korban sempat ditawari atau dipinjami HT, namun tetapi yang bersangkutan tidak mau.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help