SuryaMalang/

Liga Indonesia

Persib Bandung dan Arema Sering Siaran Langsung Prime Time, Edy Rahmayadi Justru Katakan Ini

Edy menegaskan, formulasi fee rating televisi pada pertandingan siaran langsung berada dalam ranah penyiar pertandingan.

Persib Bandung dan Arema Sering Siaran Langsung Prime Time, Edy Rahmayadi Justru Katakan Ini
SUPER BALL/FERI SETIAWAN
Ketua Umum PSSI Letjen TNI Edy Rahmayadi memeberikan sambutaan saat pelantikan dan pengukuhan pengurus PSSI masa bakti 2016-2020 di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (27/1/2017). 

SURYAMALANG.COM - Pertemuan klub peserta Liga 1 dengan PT LIB selaku operator dan PSSI telah dijalankan Selasa (10/10/2017).

Selain hasil pertemuan yang memastikan tidak ada aksi mogok seperti ancaman 15 klub, tuntutan yang disampaikan juga sudah diupayakan terjawab. 

Ketua Umum (Ketum) PSSI Edy Rahmayadi bahkan memberi penjelasan terkait hak siar yang dikeluhkan.

Edy menegaskan, formulasi fee rating televisi pada pertandingan siaran langsung berada dalam ranah penyiar pertandingan.

Edy Rahmayadi menyebut bahwa tuntutan 15 klub soal fee hasil rating pertandingan live ke PT LIB sebagai salah alamat.

"Soal fee rating televisi bukan tanggung jawab kami, karena mereka (tv) yang membuat schedule pertandingan," kata Edy Rahmayadi di Hotel The Sultan, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2017).

Edy menjelaskan, tuduhan bahwa PSSI menjadikan Persib anak emas karena sering mendapat jatah siaran langsung itu karena besarnya minat masyarakat untuk menonton Maung Bandung.

Persib sering mendapat jatah siaran langsung di prime timekarena berdasarkan data itu.

"Lantas, dasar rating tv itu soal bisnis, dan rating tertinggi itu adalah Persib (Bandung), Arema (FC), dan ketiga Persija (Jakarta)," jelas Edy.

Sebagaimana diberitakan, sebanyak 15 klub menuntut PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 untuk adil dalam membagi jatah siaran langsung serta pembagian keuntungannya.

Klub-klub peserta merasa tak mendapat keadilan dengan seringnya Maung Bandung bermain di prime time dan disiarkan televisi.

Masalah siaran langsung itu adalah salah satu dari 15 poin tuntutan 15 klub Liga 1 yang mengancam mogok jika PT LIB tak menuntaskannya.

Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: SuperBall.id
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help