SuryaMalang/

Liga Indonesia

Ricuh di Lapangan, Laga Play Off Khusus Persewangi Vs PSBK di Kanjuruhan Malang Terhenti

Pertandingan yang digelar tanpa penonton itu dihentikan di menit- menit akhir karena tidak lepas dari jalannya laga yang ricuh.

Ricuh di Lapangan, Laga Play Off Khusus Persewangi Vs PSBK di Kanjuruhan Malang Terhenti
SUCI RAHAYU/BOLASPORT.COM
Para pemain PSBK Blita dan Persewangi Banyuwangi terlibat kericuhan di tengah lapangan. 

SURYAMALANG.COM, KANJURUHAN - Kisruh di kompetisi resmi PSSI kembali terjadi, kali ini kisruh terjadi di tengah laga Liga 2 yang dilangsungkan di di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Selasa (10/10/2017) sore.

Laga dengan titel play-off khusus Liga 2 musim 2017 yang mempertemukan PSBK Kota Blitar dan Persewangi Banyuwangi yang penuh kontroversi itu akhirnya berakhir tanpa hasil jelas.

Pertandingan yang digelar tanpa penonton itu dihentikan di menit- menit akhir karena tidak lepas dari jalannya laga yang ricuh.

 Laga Persewangi Vs PSBK dilangsungkan di Malang disebut khusus karena laga ini digelar setelah PSSI membuat keputusan untuk menganulir kelolosan Persewangi ke babak play-off Liga 2 untuk Grup H. 

Kedua tim terlibat perselisihan karena sama-sama mengoleksi 18 poin di klasemen akhir Grup 6 Liga 2 musim 2017.

Aroma kerasnya pertandingan sudah tercium sesaat sebelum sepak mula laga. 

Pemain kedua tim tidak terlihat bersalaman dan justru melontarkan psywar yang bertujuan untuk saling meruntuhkan mental lawan.

Pada detik ke-26 selepas kick-off, pelanggaran keras dilakukan pemain Persewangi, Didik Ariyanto langsung berujung kartu merah. 

Wasit Suhardiyanto asal Muara Enim juga sempat menghentikan laga beberapa saat selepas insiden itu.

Tak lama kemudian giliran kapten PSBK Kota Blitar, Aditya Wahyudi, diganjar kartu merah saat laga berjalan tiga menit.

Halaman
123
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: SuperBall.id
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help