SuryaMalang/
Home »

Batu

KPK Tangkap Wali Kota Batu

Dugaan Suap di Kota Batu - KPK Akan Periksa Petinggi Arema FC Ini untuk Tersangka Eddy Rumpoko

Sedangkan pihak yang diduga penerima adalah Eddy Rumpoko, dan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Pemkot Batu, Edi Setyawan.

Dugaan Suap di Kota Batu - KPK Akan Periksa Petinggi Arema FC Ini untuk Tersangka Eddy Rumpoko
SURYAMALANG.COM/Alfi Syahri Ramadan
Iwan Budianto. 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA – Proses penyidikan Wali Kota Batu, Edy Rumpoko oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih berlangsung.

Yang terbaru, saat ini KPK memeriksa tiga orang, satu di antaranya adalah Iwan Budianto.

"Tiga saksi itu akan diperiksa untuk tersangka Eddy Rumpoko," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta dilansir dari Antara.

Sekadar diketahui, 3 saksi yang diperiksa itu adalah dosen Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya (UB), Yusuf Risanto.

Kemudian, Direktur Utama Hotel Ijen Suites yang juga anggota direksi Arema FC nonaktif, Iwan Budianto.

Terakhir, Kelapa Cabang PT Kartika Sari Mulia, Hariyanto Iskandar.

Sekadar diketahui, saat ini KPK sudah menetapkan 3 tersangka terkait operasi tangkap tangan itu.

Selain Edy Rumpoko, ada juga pihak yang diduga sebagai pemberi, Filipus Djap.

Sementara satu lagi, Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Pemkot Batu, Edi Setyawan.

Sebelumnya, Edi Setyawan menjelaskan soal adanya uang pengamanan untuk kegiatan pembangunan di Kota Batu.

“Iya saya terima uang itu sebagai sebuah titipan. Kenapa ada titipan itu? Jadi agar pembangunan di sana bisa jalan. Karena kondisinya kalau tidak begitu pembangunan akan berhenti. Nanti kan yang harusnya masyarakat menikmati pembangunan jadi tidak,” kata Edi usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta pada Kamis (5/10/2017).

Saat itu Edi Setyawan diperiksa sebagai saksi untuk pengusaha Filipus Djap.

“Bukan uang suap untuk pembangunan, tetapi itu adalah titipan kegiatan pengamanan. Sistem yang menjerat kami seperti itu.”

“Ya harus ada pengamanan ini itu. Kalau tidak, tidak ada yang berani melaksanakan pembangunan,” kata Edi.

Editor: Zainuddin
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help