SuryaMalang/

Liga Indonesia

Kisruh Persewangi Vs PSBK Blitar di Stadion Kanjuruhan Malang, Begini Latar dan Buntut Peristiwanya

Perlu diketahui, semula Persewangi berhak untuk lolos ke babak play off Liga 2 Grup H. Tapi PSSI memutuskan untuk menganulir kelolosan Persewangi

Kisruh Persewangi Vs PSBK Blitar di Stadion Kanjuruhan Malang, Begini Latar dan Buntut Peristiwanya
SUCI RAHAYU/BOLASPORT.COM
Para pemain PSBK Blita dan Persewangi Banyuwangi terlibat kericuhan di tengah lapangan. 

SURYAMALANG.COM - Pertandingan Persewangi Banyuwangi melawan PSBK Blitar yang digelar d stadion Kanjuruhan, Selasa (10/10/2017) diwarnai dan berujung pada kekisruhan di lapangan.

Laga berjudul Play off khusus yang diwarnai tiga kartu meah itu terhenti sebelum menit ke 90  karena keributan akibat protes pemain di lapangan.

Baca: Ricuh di Lapangan, Laga Play Off Khusus Persewangi Vs PSBK di Kanjuruhan Malang Terhenti

Hari ini operator Liga 2 menyatakan pertandingan itu dianggap telah usai dengan Persewangi dianggap kalah WO.

Bukan itu saja, klub dari ujung timur pulau Jawa itu juga didenda Rp 100 juta.

CEO Persewangi Banyuwangi, Hari Wijaya, merasakan timnya terus-terusan dizalimi oleh PSSI.

Untuk itu Hari berniat untuk menggerakan suporter Persewangi untuk datang ke Kantor PSSI yang terletak di Kuningan, Jakarta Selatan.

Perasaan dizalimi itu semakin terasa ketika timnya dikalahkan dengan skor 0-1 oleh PSBK Blitar dalam babak play-off khusus Liga 2 2017 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (10/10/2017).

Pertandingan itupun tidak selesai lantaran di menit ke-86, kedua tim adu pukul sehingga wasit enggan melanjutkan laga.

Pihak Komisi Disiplin (Komdis) PSSI pun menjatuhkan hukuman denda kepada Persewangi sebesar Rp 100 juta dan kalah walk out dari PSBK Blitar dengan skor 0-3.

Halaman
12
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: SuperBall.id
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help