SuryaMalang/

Malang Raya

Kota Malang Belum Jadikan Pasar Sebagai Kawasan Bebas Rokok, Ini Kronologis Ranperda KTR

Panitia khusus (Pansus) Ranperda KTR mencoret pasar dalam pembahasan final Ranperda itu di gedung DPRD Kota Malang, Rabu (11/10/2017).

Kota Malang Belum Jadikan Pasar Sebagai Kawasan Bebas Rokok, Ini Kronologis Ranperda KTR
Tribunnews.com
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pasar dicoret dari daftar tempat umum yang masuk dalam kawasan tanpa rokok di Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) kota Malang.

Panitia khusus (Pansus) Ranperda KTR mencoret pasar dalam pembahasan final Ranperda itu di gedung DPRD Kota Malang, Rabu (11/10/2017).

Menurut anggota Pansus Ranperda KTR Choeroel Anwar, pencoretan itu atas kesepakatan semua pihak baik anggota Pansus dari legislatif maupun pihak eksekutif.

"Disepakati oleh semua pihak, dan saya tegaskan tidak ada intervensi untuk mencoret poin itu," ujar Choeroel kepada Surya, Rabu (11/10/2017).

Seiring adanya kesepakatan itu, maka tidak ada lagi perdebatan untuk menyepakati Ranperda itu.

Setelah poin tentang pasar dicoret sebagai area KTR maka Pansus bersepakat meneruskan Ranperda itu untuk dirapatkan secara paripurna oleh anggota DPRD Kota Malang.

Setelah itu, Ranperda itu bisa diserahkan ke Pemprov Jatim untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Choeroel juga menegaskan meskipun ada pencoretan poin itu, bunyi dari Ranperda itu tidak mengurangi roh Ranperda tersebut.

Menurut Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang ini. ada beberapa alasan kenapa poin itu dicoret.

Pertama, kata pasar nantinya dikhawatirkan menimbulkan kesulitan di tataran pelaksanaan yang diatur di Perwal (peraturan wali kota).

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help