SuryaMalang/

Malang Raya

Ada Tindakan Buang Waktu dan Uang dalam Penerbitan SK Soal Sekda Kota Malang, Benarkah?

Tergugat dalam gugatan itu adalah Wali Kota Malang, M Anton. Gugatan itu dilayangkan 28 September 2017.

Ada Tindakan Buang Waktu dan Uang dalam Penerbitan SK Soal Sekda Kota Malang, Benarkah?
SURYAMALANG.COM/Neneng Uswatun Hasanah
Wali Kota Malang, M Anton. 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG – “Semar gugat kahyangan”.

Kata  Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Malang, Jarot Edy Sulistyono saat ditanya terkait gugatannya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya.

Cerita ini bermula dari gugatan Jarot dan Mulyono, Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik Pemerintah Kota Malang.

Dua pejabat Pemkot Malang ini menggugat surat keputusan (SK) wali kota tentang pengangkatan Wasto menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang.

Tergugat dalam gugatan itu adalah Wali Kota Malang, M Anton.

Gugatan itu dilayangkan 28 September 2017.

Sidang perdana gugatan itu digelar di PTUN Surabaya pada Selasa (10/10/2017).

Ketika dikonfirmasi tentang gugatan itu, awalnya Jarot berkilah.

Namun, akhirnya dia bercerita alasannya menggugat.

Dia mengawali ceritanya dengan perumpamaan ‘semar menggugat kahyangan’.

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help