SuryaMalang/

Malang Raya

Bermula Iuran Rp 200 Ribu, 5 Pegawai Restoran di Kota Malang Ditangkap Polisi, Ini Alasannya

Saat digerebek, lima orang itu baru menggunakan ganja. Polisi menyita ganja seberat 56,7 gram dari tangan para tersangka.

Bermula Iuran Rp 200 Ribu, 5 Pegawai Restoran di Kota Malang Ditangkap Polisi, Ini Alasannya
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Kasubbag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni menunjukkan barang bukti yang digunakan para pegawai rumah makan untuk mengonsumsi ganja di mess, Kamis (12/10/2017). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Lima pegawai warung makan atau restoran di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Malang ditangkap anggota Satreskoba Polres Malang Kota.

Lima orang itu adalah Taufik Hidayat (21), Muchammad Alfin Ardiansyah (21), Nino Alif Utama (20), Ridwan Siswanto (23), dan seorang lagi tidak disebutkan namanya karena masuk kategori anak-anak.

KBO Satreskoba Polres Malang Kota, Ipda Bambang Heryanta menerangkan lima orang itu diduga pesta ganja di mess rumah makan tersebut.

Ganja tersebut dibeli dengan cara patungan.

Setiap orang iuran sebesar Rp 200.000 untuk membeli ganja seberat 1 ons.

Usai mengonsumsi ganja, empat orang masih berada di mess.

Sedangkan satu orang lain langsung pulang karena sudah keluarga.

“Mereka menggunakan ganja untuk ketahanan kerja,” ujar Bambang kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (12/10/2017).

“Mereka mengaku baru sekali memakai ganja. Kami masih mendalami sambil memburu buron itu,” terangnya.

Saat digerebek, lima orang itu baru menggunakan ganja.

Polisi menyita ganja seberat 56,7 gram dari tangan para tersangka.

Petugas juga menyita ponsel yang digunakan untuk komunikasi dalam transaksi narkoba.

“Orang yang membeli ganja adalah orang yang paling tua usianya. Dia membeli kepada pengedar,” papar Bambang.

Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help