SuryaMalang/

Malang Raya

Dosen Universitas Brawijaya Dipanggil KPK Sebagai Saksi Korupsi, Rektor Langsung Beri Himbauan Ini

Rektor Universitas Brawijaya, Prof M Bisri mengatakan tidak mengetahui secara detail pemanggilan itu.

Dosen Universitas Brawijaya Dipanggil KPK Sebagai Saksi Korupsi, Rektor Langsung Beri Himbauan Ini
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Rektor Universitas Brawijaya (UB), Prof Dr Ir M Bisri MS 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Salah satu dosen Universitas Brawijaya (UB) mendapat panggilan dari KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi atau suap Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Rabu (11/10/2017) lalu.

Meski demikian KPK menyatakan dosen UB yang dipanggil itu tidak hadir karena masih berada di luar negeri.

Mengenai dosen yang dipanggil KPK untuk menjadi saksi kasus dugaan korupsi yang melibatkan Wali Kota Batu, Rektor Universitas Brawijaya, Prof M Bisri mengatakan tidak mengetahui secara detail.

"Dari kampus tidak mengetahui keterlibatan dosen pada proyek tersebut. LPPM melacak data proyek juga belum menemukan. Pihak rektorat juga tidak menerima surat tembusan panggilan KPK jadi tidak tahu ini mengenai apa," katanya ketika ditemui SURYAMALANG.COM usai pengukuhan guru besar, Kamis (12/10/2017).

Ia mengatakan dosen dibebani dengan beban kerja 12 sks, riset, dan lain sebagainya.

Yang terpenting dosen memenuhi beban kerja, presensi, dan kinerja keseharian dengan baik.

"Proyek pribadi seperti itu tidak tercatat. Karena memang banyak yang ikut di proyek luar kampus. Kalaupun tercatat, misal proyek penelitian, institusi pasti mendapat laporan dari LPPM fakultas. Dalan hal ini Fakultas Ekonomi dan Bisnis," lanjutnya.

Bisri juga tidak mengetahui detail proyek tersebut.

"Ini benar-benar proyek pribadi jadi kampus tidak tahu. Kalau dosen kan memang bebas ikut proyek luar karena memang bisa meningkatkan kompetensi apalagi jika manfaatnya besar bagi masyarakat," tuturnya.

Ia mengimbau pada dosen UB untuk menjadikan kejadian tersebut sebagai pengalaman untuk berhati-hati dalam keterlibatan proyek luar kampus.

"Terlibat proyek memang bagus, namun berhati-hati jangan sampai menyalahi aturan negara," imbau guru besar Fakultas Teknik UB itu.

Seperti diberitakan sebelumnya KPK memanggil tiga orang sebagai saksi untuk diperiksa, Rabu (11/10/2017).

Dari Universitas Brawijaya (UB) dosen yang dipanggil menjadi saksi adalah Yusuf Risantoso.

Dia merupakan dosen muda di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UB.

Saat ini Yusuf sedang melanjutkan studi di Tiongkok.

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help