SuryaMalang/

Malang Raya

Balita di Malang Idap Penyakit di Perut Tak Kunjung Sembuh, Banyak Pihak Sampaikan Solidaritas

Terkait biaya, Gandi mengatakan kalau komunitasnya tengah menggalang dukungan dana sehingga bisa membantu biaya pengobatan Azkara.

Balita di Malang Idap Penyakit di Perut Tak Kunjung Sembuh, Banyak Pihak Sampaikan Solidaritas
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Lutfi Afrianto (mengenakan jaket biru) menggendong putri satu-satunya Azkara Atika Dewi sesaat sebelum berangkat ke RS Persada Hospital, Jumat (13/10/2017). 

SURYAMALANG.COM, KARANGPLOSO - Jumat pagi, (13/10/2017) sejumlah orang silih berganti masuk keluar dari rumah Lutfi Afrianto (31) dan Rosita Dewi (21). Ada yang dari warga biasa, komunitas, pun tenaga medis dari puskesmas setempat.

Kedatangan mereka untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada kedua orang tua itu karena anaknya yang masih balita bernama Azkara Atika Dewi (4) tengah mengalami sakit serius pada bagian perut. Sakit itu sudah dialami Azkara sekitar setahun ini.

Lutfi dan Rosinta juga menyambut ketika SURYAMALANG.COM mampir ke rumah kontrakannya yang terletak di Dusun Jamput, Desa Ampeldento, Karangploso, Kabupaten Malang.

Saat itu juga sedang ada tamu di ruang tamu yang berukuran sekitar 4x3 meter. Sebuah buku tamu berada di dekat pintu. Rumah itu belum sepenuhnya jadi. Tembok dan langit-langitnya masih terlihat belum rampung dicat.

"Silahkan masuk. Ini seadanya," kata Lutfi sembari menyodorkan minuman air mineral gelas.

Raut wajah kedua orang tua itu tampak tegar. Meskipun mereka tidak bisa menghilangkan kesedihan yang mereka alami. Dengan nada bicara yang pelan-pelan, Lutfi mengajak bicara setiap tamu yang datang. Dua orang tamu yang berada di sebelah SURYAMALANG.COM kemudian menyerahkan bantuan kepada Lutfi.

Keduanya lantas pergi ke ruang tengah untuk melihat Azkara. Lutfi menemani keduanya. Tak lama kemudian, terdengar suara tangisan dari dalam kamar. Suara tangisan yang keras dari Azkara.

Tak lama kemudian Lutfi dan dua orang tamu yang melihat Azkara keluar. Keduanya lantas berpamitan meninggalkan tempat sambil memberikan harapan akan kesembuhan Azkara.

"Dia selalu menangis ketika ada orang baru melihatnya. Dia trauma sehingga mengira setiap orang yang datang adalah dokter. Apalagi yang pakai kacamata dan baju putih,” kata Rosinta kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (13/10/2017).

Rosinta menjelaskan, kondisi buah hatinya saat ini masih belum sepenuhnya pulih. Perut Azkara tetap sakit seperti hari-hari sebelumnya. Sakit yang diakibatkan pasca operasi usus buntu.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help