SuryaMalang/

Malang Raya

Begini Kronologi Keluarnya SK Pengangkatan Sekda Kota Malang yang Berujung Gugatan ke PTUN

Anton mengatakan proses seleksi sekda sudah sesuai aturan, termasuk menjalankan rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Begini Kronologi Keluarnya SK Pengangkatan Sekda Kota Malang yang Berujung Gugatan ke PTUN
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Wali Kota Malang, M Anton. 

SURYAMALANG. COM, KLOJEN – Dua pejabat Pemkot Malang menggugat Wali Kota Malang, M Anton ke PTUN Surabaya terkait penerbitan surat keputusan (SK) penetapan dan pengangkatan Wasto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang.

Dua pejabat yang menggugat Anton adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Malang, Jarot Edy Sulistyono, dan Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik Pemkot Malang, Mulyono.

Anton mengatakan proses seleksi sekda sudah sesuai aturan, termasuk menjalankan rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Proses rekruitmen sekda terjadi dalam rentang waktu mulai Juni sampai Juli 2017.

Awalnya seleksi dilakukan secara terbuka oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang.

Dalam seleksi terbuka selama sebulan, syarat minimal pendaftar tidak terpenuhi, yaitu empat orang.

Saat itu hanya dua pendaftar, yaitu Jarot Edy, dan Mulyono.

Karena tidak terpenuhi, BKD dan Panitia Seleksi (Pansel) koordinasi dengan KASN hingga terbitnya surat rekomendasi tertanggal 1 Juli 2017.

KASN merekomendasikan jika proses administrasi dalam proses seleksi tidak terpenuhi, Pemkot bisa memakai mekanisme rotasi/mutasi.

Meskipun memakai mekanisme ini, peserta minimal empat orang.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help