SuryaMalang/
Home »

Batu

Malang Raya

Petani di Kota Batu Lega Akhirnya Bisa Panen Brokoli

bibit brokoli itu bisa tumbuh di lahannya, dan bahkan Saman bisa panen. Menurut Saman, dia sudah memanen brokoli sejak tiga bulan lalu

Petani di Kota Batu Lega Akhirnya Bisa Panen Brokoli
addapinch
Brokoli 

SURYAMALANG.COM, BATU - Masih ingat dengan Saman, petani Kota Batu yang pernah menjadi korban benih wortel ilegal dari orang asing? Setelah gagal panen saat menanam wortel dengan benih impor ilegal, Saman kini lega dan bersyukur. Sebab, lahannya yang pernah ditanami bibit wortel ilegal itu tidak sampai rusak.

Saman memang sempat sangat trauma dengan penanaman wortel asing yang gagal panen itu. Meski begitu, dia tidak putus asa dan tetap berusaha menanami lahannya dengan tanaman lain yakni brokoli. Saman tak lagi tertarik dengan bibit sayuran impor, tetapi pilih membeli bibit brokoli dari petani lokal.

Ternyata, bibit brokoli itu bisa tumbuh di lahannya, dan bahkan Saman bisa panen. Menurut Saman, dia sudah memanen brokoli sejak tiga bulan lalu.

"Ini sudah memasuki masa panen pertama. Saya beli bibit di Pujon, Kabupaten Malang, dan kemudian saya tanam sendiri," kata Saman, Selasa (17/10/2017).

Setelah masa panen brokoli ini, Saman berencana menanam daun bawang prei. Semua bibit ini ia beli sendiri tanpa melalui bantuan dari Pemkot Batu. Saman juga mendengar kalau dia akan mendapat bantuan dari Pemkot Batu. Hanya saja hingga kini belum ada.

"Sejauh ini saya usaha sendiri beli bibit sendiri. Saya juga trauma dengan hal seperti itu. Lebih baik ini saya jadikan pelajaran saja," ungkapnya.

Terpisah, Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Pemkot Batu, Yayat Supriatna, mengatakan bahwa Pemkot Batu renacannya memang memberikan bantuan berupa bibit wortel ke petani lewat kelompok tani. Menurut Yayat, langkah ini untuk mencegah masuknya bibit ilegal.

“Kelompok tani yang nantinya memantau perkembangan dari setiap petani,” jelasnya.

Yayat menambahkan, untuk lahan milik Saman ini sebenarnya masih memiliki potensi ditanami berbagai macam sayuran. Setelah dihilangkan semua bekas tanaman wortelnya, sekitar sebulan kemudian bisa ditanam lagi.

"Gunanya menunggu sekitar satu bulan itu untuk mengembalikan unsur tanah. Takutnya sudah tersebar penyakit dari benih wortel itu. Sembari dibiarkan selama sebulan juga kami beri obat-obatan," kata Yayat.

Dikatakannya, sebaiknya lahan milik Saman ini ditanami berbagai macam sayuran. Hal itu berfungsi agar tanah bisa makin subur.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help