Ponorogo

Terduga Teroris di Ponorogo Diduga Ikut Rencanakan Penyerangan ke Istana Negara

Terduga teroris yang tertangkap Densus 88 di Ponorogo pada Selasa (24/10/2017) siang Diduga Ikut rencanakan Penyerangan ke Istana Negara.

Terduga Teroris di Ponorogo Diduga Ikut Rencanakan Penyerangan ke Istana Negara
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Ilustrasi 

SURYAMALANG.com - Orang yang tertangkap Densus 88 di Ponorogo pada Selasa (24/10/2017) siang ternyata diduga ikut merencanakan penyerangan ke Istana Negara.

Itu terungkap lewat pernyataan tertulis Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, Selasa sore.

Dia mengungkapkan rencana itu diketahui melalui grup media sosial, telegram.

Di grup telegram itu, terduga teroris di Ponorogo ini bernama 'Lir ilir'.

Rikwanto menuturkan terduga teroris di Ponorogo ini kerap berkunjung ke Lembaga Pemasyarakatan Madiun.

Dia bahkan membantu pernikahan antara dua terdakwa teroris yakni Nur Sholikin dan Dian Yulia Novi.

"Nur Sholikin menikah dengan Dian Yulia Novi (pelaku rencana bom bunuh diri Istana Negara) dinikahkan oleh napi teroris LP Madiun (Wiliam Maksum).

Yang membantu pernikahan adalah Lir ilir (HW)," ujar Rikwanto melalui keterangan tertulis.

Rikwanto mengungkapkan bahwa sebelum pernikahan tersebut terjadi Nur Sholikin dan terduga teroris di Ponorogo merupakan anggota grup telegram 'Warkop'.

Di dalam grup itu juga terdapat Bahrun Naim, dan Khafid Fathoni.

Halaman
12
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help