Malang Raya

Fakta Pembangunan Tol Malang Pandaan, Ternyata Ada Warga yang Ambil Uang Ganti Rugi

Jumlah nilai ganti rugi terkait pembangunan tol Mapan di Kelurahan Madyopuro beragam. Nilainya mulai dari Rp 100 juta.

Fakta Pembangunan Tol Malang Pandaan, Ternyata Ada Warga yang Ambil Uang Ganti Rugi
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Jalan Ki Ageng Gribig, Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Warga Madyopuro yang terdampak pembangunan jalan tol Malang Pandaan (Mapan) mulai menerima surat pemberitahuan pengambilan uang konsinyasi ganti rugi pembebasan aset ke Pengadilan Negeri (PN) Malang.

Terdapat 90 bidang aset yang bakal mendapatkan ganti rugi.

Dari 90 bidang aset itu, 65 di antaranya milik warga yang menggugat ke PN Malang terkait nilai ganti rugi kawasan terdampak.

Pengurus Forum Komunikasi Warga Terdampak (FKWT) Kelurahan Madyopuro, El-Hamdi menuturkan surat dari PN itu mulai diterima warga sejak September lalu.

"Dari 65 orang itu, 25 orang menerima, dan sisanya 40 orang bertahan tidak mau menerima. Kami menolak uang konsinyasi itu," ujar El-Hamdi kepada Surya, Kamis (26/10/2017).

Uang konsinyasi merupakan uang yang dititipkan ke pengadilan untuk ganti rugi pembebasan lahan ketika ada gugatan ke pengadilan.

Jumlah nilai ganti rugi terkait pembangunan tol Mapan di Kelurahan Madyopuro beragam. Nilainya mulai dari Rp 100 juta.

Warga yang menolak antara lain bernama Yadi.

Asetnya berupa tanah dan bangunan seluas 51 meter persegi diberi ganti rugi Rp 105 juta. Yadi menolaknya.

Mereka yang tidak setuju dengan jumlah nilai ganti rugi memang menandatangani surat pemberitahuan dari PN itu.

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved