SuryaMalang/

Travelling

VIDEO : Beginilah Indahnya Kampung Payung di Kota Malang

Lokpadas sendiri adalah permukiman padat penduduk di tepi sungai (Kali) Sari Jl Laksa Adi Sucipto Gang Taruna III Kelurahan Pandanwangi

SURYAMALANG.COM, BLIMBING - Ny Siti Hamidah duduk berselonjor di bawah tenda beralas kertas vinil, Minggu (29/10/2017). Perempuan berjilbab itu terlihat tekun sambil menunduk.

Dia konsentrasi dengan kerangka payung di pangkuannya. Secara perlahan, tangannya memasang kerangka payung yang terbuat dari bambu dan kayu randu itu. Siti sedang membuat rangka payung kertas, sehingga hanya bambu dan kayu yang ada di depannya.

Siti tidak sendiri. Di sampingnya ada, Ny Rusmiati, anak kedua Mbah Rasimun, dan dua perempuan lain. Empat orang dalam satu kelompok itu tekun mengerjakan rangka payung kertas.

Kelompok Siti ini satu dari sejumlah kelompok peserta workshop membuat payung kertas di Lokpadas Kelurahan Pandanwangi Kecamatan Blimbing Kota Malang, Minggu (29/10/2017).

Halaman Balai RW 14 menjadi pusat workshop payung kertas itu. Workshop yang baru kali pertama digelar itu diikuti oleh 150 peserta dari Kelurahan Pandanwangi. Peserta kebanyakan warga Lingkungan Lokpadas, baik ibu rumah tangga maupun remaja, dan anak-anak.

Lokpadas sendiri adalah permukiman padat penduduk di tepi sungai (Kali) Sari Jl Laksa Adi Sucipto Gang Taruna III Kelurahan Pandanwangi.

Di situ pula tinggal Mbah Rasimun. Dialah maestro payung kertas. Mbah Rasimun lah satu-satunya warga Lokpadas yang tersisa yang menjaga dan menghidupkan payung kertas.

"Padahal dulu kala Lokpadas ini dikenal sebagai sentra payung kertas. Sekarang hanya tersisa Mbah Rasimun. Sehingga kami menggelar wokrkshop pembuatan payung kertas, bertujuan mengenalkan payung kertas kepada masyarakat dan ada regenerasi pembuatan payung ini," ujar Dimyati, Humas Kampung Payung kepada SURYAMALANG.COM.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help