SuryaMalang/

Jombang

Polisi Jombang Tembak Lelaki Beristri Dua, Begini Dalihnya

LAGI, POLISI TEMBAK KAKI TERSANGKA. Alasannya klasik: tersangka berusaha kabur saat akan diringkus. #jombang

Polisi Jombang Tembak Lelaki Beristri Dua, Begini Dalihnya
sutono
Polisi Jombang menembak Bukhori (40), warga Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang atas tuduhan sebagai pengedar sekaligus pengguna narkoba jenis sabu-sabu. 

SURYAMALANG.COM | JOMBANG - Polisi Jombang menembak Bukhori (40), warga Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang atas tuduhan sebagai pengedar sekaligus pengguna narkoba jenis sabu-sabu.

Polisi berdalih, Bukhori yang punya dua istri itu berniat kabur saat digerebek di rumah kontrakannya, wilayah Kecamatan Bareng, Jombang sehingga dihadiahi timah panas pada betis kirinya.

"Dia tak menggubris saat diberi tembakan peringatan sehingga kami terpaksa melumpuhkannya dengan tembakan pada kaki," Wakapolres Jombang, Kompol Edith Yuswo Widodo, saat rilis kasus ini, Kamis (2/11/2017).

Edith mengungkapkan, terbongkarnya kasus ini peredaran narkoba jenis sabu di Jombang ini bermula saat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto merazia tempat hiburan Kota setempat. Saat razia itu, diperoleh nama tersangka sebagai pengedar sabu.

BNNK Mojokerto lantas berkoordinasi dengan Satreskoba Polres Jombang. Dan setelah penyelidikan beberapa waktu lamanya, diperoleh informasi akurat bahwa Bukhori memang pengedar narkoba jenis sabu.

Rumah kontrakan tersangka di Dusun Kedunggalih Kecamatan Bareng, pun digerebek Selasa pagi (31/10/2017). Pagi itu, disertai perangkat desa setempat, petugas menggerebek rumah kontrakannya.

Saat itu, di dalam rumah hanya terdapat istri dan anak tersangka. Namun, petugas tidak menemukan barang bukti yang diharapkan.

Tidak menyerah begitu saja, dua petugas tetap menunggu di dalam rumah tersangka. Dan hasilnya tidak sia-sia. Sekitar pukul 08.45 WIB Bukhori pulang mengendarai mobil Toyota Avanza silver L 1869 C.

Petugas pun langsung menangkap Bukhori dan menggeledah mobilnya. Namun bukanya menurut, tersangka malah mencoba kabur. "Kami terpaksa melumpuhkanya dengan tembakan di kaki kirinya”, jelas Edith.

Dari penggeledahan itu, polisi menemukan barang bukti sabu total seberat 7,25 yang dikemas dalam lima plastik klip beserta sejumlah pipet kaca yang diduga terdapat bekas sisa sabu yang ditaruh di dashboard mobil.

Selain sabu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lainya. Di antaranya sepucuk senjata air soft gun dan sebilah pedang ukuran sekitar 30 sentimeter.

"Rupanya tersangka sudah siap senjata untuk melawan jika sewaktu-waktu hendak ditangkap, baik oleh petugas maupun masyarakat," kata Edith.

Dalam pemeriksaan sementara, tersangka mengaku berbisnis sabu guna menghidupi keluarganya.

"Dia berdalih menjadi pengedar sabu untuk membiayai dua istri dan beberapa anaknya," kata Edith.

Kini, Bukhori ditahan di Polres Jombang. Tersangka dijerat Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara dan denda Rp 800 juta.

Penulis: Sutono
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help