SuryaMalang/

Arema Malang

Kedisiplinan Jadi Penyakit Pemain Arema FC, Tinggal Menunggu Efeknya

Selama tiga hari latihan persiapan jelang menghadap Pusamania Borneo, banyak pemain yang tak hadir.

Kedisiplinan Jadi Penyakit Pemain Arema FC, Tinggal Menunggu Efeknya
SURYAMALANG.COM/Alfi Syahri Ramadan
Pelatih Arema FC, Joko Susilo. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Arema FC mendapat ujian cukup berat jelang partai terakhir menghadapi Pusamania Borneo FC, Sabtu (11/11/2017).

Ya, tim Singo Edan dipastikan tanpa pemain asing dan sejumlah pemain kunci kala meladeni tuan rumah Pesut Etam.

Keputusan tim pelatih tak membawa pemain asing dan sejumlah pemain kunci lantaran cedera dan masalah lain.

Namun yang paling disoroti oleh pelatih adalah terkait masalah kedisiplinan.

Selama tiga hari latihan persiapan jelang menghadap Pusamania Borneo, banyak pemain yang tak hadir.

Sejumlah pemain kunci, baik asing maupun lokal banyak yang tak hadir dalam sesi latihan yang kerap dilangsungkan di stadion Kanjuruhan itu.

Selain karena cedera, sejumlah pemain terlihat absen tanpa izin.

"Kami tidak mau membahas masalah tersebut. Arema FC tetap harus fokus pada laga kontra Pusamania Borneo FC dengan maksimal dengan pemain yang ada."

"Ini sudah pertandingan terakhir. Jadi, kami hanya akan membawa pemain yang benar-benar memiliki niat," beber pelatih Arema FC, Joko Susilo Jumat (10/11/2017).

Lebih lanjut, pelatih 47 tahun itu memastikan bahwa kedisiplinan akan masuk menjadi salah satu bagian yang dinilai dan dilaporkan dalam rapot evaluasi yang disiapkan tim pelatih.

Sehingga nantinya siapapun yang kurang disiplin akan tercatat dalam rapot.

"Namanya juga rapot pasti semua unsur akan masuk dalam penilaian mulai taktik strategu dan juga bahkan kedisiplinan. Nanti setelah kompetisi selesai rapot akan diserahkan kepada manajemen," tutupnya.

Penulis: Alfi Syahri Ramadan
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help