SuryaMalang/

Travelling

Kamu Sedang di Jember? Jangan Lupa Mampir ke Bukit Teluk Love, Duh Lokasinya Cetar Badai Guys!

Tempatnya ada di Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Jember.

Kamu Sedang di Jember? Jangan Lupa Mampir ke Bukit Teluk Love, Duh Lokasinya Cetar Badai Guys!
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Bukit Teluk Love di Jember 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Akses menuju Bukit Teluk Love terbilang gampang. Pengunjung cukup mencari arah ke tempat wisata Papuma atau Watu Ulo. Dua tempat wisata yang bersisian ini merupakan tempat wisata legendaris di Kabupaten Jember.

Dua tempat wisata ini sudah dikenal sejak lama. Tempat wisata yang menyajikan keindahan alam Pantai Selatan, terutama Papuma (Pasir Putih Malikan). Seperti diketahui, keindahan Papuma sudah tersohor.

( BERITA TERKAIT - Lambang Cinta dan Kasih Sayang, Teluk Love di Jember yang Instagramable Wajib Dikunjungi )

Di sebelah Pantai Papuma, ada Pantai Watu Ulo yang dikenal dengan bantuk batunya seperti ular. Dan masih di gugusan Pantai Watu Ulo, ada Pantai Payangan. Di selatan Pantai Payangan inilah, Bukit Teluk Love dan Teluk Love berada.

Tempatnya ada di Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Jember. Pengunjung bisa menuju tempat wisata ini memakai kendaraan pribadi.

Bagi wisatawan yang memakai kendaraan umum, bisa mengaksesnya memakai Bus Damri dari Terminal Tawangalun. Bahkan Bus Damri berhenti terakhir hanya berjarak sekitar 250 meter dari Bukit Teluk Love.

Ada dua kali keberangkatan Bus Damri dari Terminal Tawangalun yakni pukul 06. 30 Wib dan 11.30 WIB. Sementara bus berangkat dari pemberhentian di Pantai Payangan ke Terminal Tawangalun pukul 10.00 WIB dan 13.00 Wib.

"Tetapi kalau penumpang minimal 10 orang atau lebih, bisa kami jemput ke lokasi keberangkatan," ujar Santoso, kondektur Bus Damri yang melayani trayek Tawangalun - Payangan.

Meskipun kini kawasan Pantai Selatan Jember 'booming' paska nge-hits-nya Teluk Love, ternyata tidak begitu 'ngefek' dengan okupansi penumpang Bus Damri.

"Karena penumpang lebih banyak yang naik kendaraan pribadi," kata Santoso.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help