SuryaMalang/

Malang Raya

2 Kali Coba Bunuh Diri Tapi Gagal, Akhirnya Warga Dampit Kab Malang Ini Tewas Menggantung

Tubuh korban ditemukan menggantung pada seutas tali tampar yang terikat di kayu blandar dapur rumahnya, Selasa (14/11/2017).

2 Kali Coba Bunuh Diri Tapi Gagal, Akhirnya Warga Dampit Kab Malang Ini Tewas Menggantung
Kompas.com
Ilustrasi Gantung Diri 

SURYAMALANG.COM, DAMPIT - Diduga depresi, Suparing (48) warga Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang tewas gantung diri.

Tubuh korban ditemukan menggantung pada seutas tali tampar yang terikat di kayu blandar dapur rumahnya, Selasa (14/11/2017).

Kasubag Humas Polres Malang, AKP Farid Fatoni mendampingi Kapolres Malang, AKBP H Yade Setiawan Ujung menjelaskan, kejadian gantung diri korban ditemukan pertama kali oleh anak dan istri korban sepulang kerja.

Keduanya terkejut mendapati korban menggantung dan langsung memeluk kaki korban hingga tali menjerat leher terlepas.

"Korban dalam kondisi tidak bernyawa di angkat anak dan istri korban untuk dibaringkan di kursi panjang rumah, selanjutnya keluarga melaporkan kejadian itu ke Polsek Dampit," kata Farid Fatoni.

Jajaran Polsek Dampit, menurut Farid Fatoni, langsung mendatangi rumah korban bersama tim medis Puskesmas Pamotan.

Dalam pemeriksaan tim medis dan jajaran Polsek, dari tubuh korban tidak ditemukan luka mencurigakan. Dari tubuh korban menunjukkan ciri-ciri orang meninggal dunia dengan gantung diri.

"Keluarga menolak dilakukan otopsi pada tubuh korban dengan membuat surat pernyataan, keluarga menerima hal itu sebagai musibah," ucap Farid Fatoni.

Dari keterangan keluarga, ungkap Farid Fatoni, korban sebenarnya sudah dua kali melakukan percobaan bunuh diri. Namun, upaya bunuh diri korban dipergoki keluarga dan digagalkan.

Hingga akhirnya pada Selasa (14/11/2017) korban ditemukan meninggal dunia menggantung setelah ditinggal bekerja istri dan anaknya.

"Korban sendiri pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit karena menderita penyakit gangguan kejiwaan," tutur Farid Fatoni.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help