SuryaMalang/
Home »

Batu

Malang Raya

Buah dan Sayur yang Masuk ke Kota Batu Harus Diperiksa di Laboratorium

Achmad Supriyanto mengatakan peraturan ini untuk memberi rasa aman dan nyaman terhadap konsumen.

Buah dan Sayur yang Masuk ke Kota Batu Harus Diperiksa di Laboratorium
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU – Pemkot akan menguji setiap buah yang masuk ke Kota Batu.

Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Batu, Achmad Supriyanto mengatakan peraturan ini untuk memberi rasa aman dan nyaman terhadap konsumen.

Buah yang masuk ke Kota Batu nantinya harus bebas logam dan pestisida.

“Beberapa waktu lalu ada pertemuan di Yogyakarta. Dalam pertemuan itu, semua buah lokal harus di uji laboratorium.”

“Kota Batu juga akan menerapkan aturan itu,” kata Achmad kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (14/11/2017).

Hal ini juga untuk standarisasi buah yang masuk ke Kota Batu harus dalam kendali.

Instansi di Pemkot akan menggandeng semua petani di Kota Batu untuk memproteksi diri.

“Tidak hanya buah. Tetapi juga sayuran. Ini agar masyarakat percaya pada buah dan sayuran yang dikonsumsinya,” imbuhnya.

Buah mengandung pestisida di atas batas, tidak bisa dijual di Kota Batu.

Batas pestisida untuk apel adalah 0,5 mg per kilogram.

Untuk pisang sebesar 2 miligram per kilogram.

Sedangkan untuk strowberi sebesar 3 miligram per kilogram.

Uji buah ini menggunakan alat bernama G9 Pesticide Detection Kit seharga Rp 7,5 juta.

“Anggarannya dari APBD. Alatnya dari Thailand,” terangnya.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help