SuryaMalang/

Malang Raya

Kapolres Malang: Belum Ada Bukti Bom Bondet Sebagai Teror di Karangploso

Polres Malang belum bisa memastikan bom bondet di perumahan Karangploso View di Desa Ngenep Kecamatan Karangploso

Kapolres Malang: Belum Ada Bukti Bom Bondet Sebagai Teror di Karangploso
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Kapolres Malang, AKBP H Yade Setiawan Ujung 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Polres Malang belum bisa memastikan bom bondet di perumahan Karangploso View di Desa Ngenep Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang sebagai teror.

Ini dikarenakan belum ditemukannya indikasi atas peledakan bom bondet di depan rumah salah satu warga perumahan Karangploso View, Senin (13/11/2017) pagi.

Kapolres Malang, AKBP H Yade Setiawan Ujung menjelaskan, hingga kini anggota jajaran Polres Malang masih terus bekerja melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. Termasuk menyelidiki pelaku dari CCTV perumahan yang diduga sempat merekam adanya dugaan pelaku peledakan bom bondet.

"Semuanya masih dalam proses penyelidikan terkait bom bondet itu. Dan kami juga belum menerima hasil Laboratorium Polda Jatim atas pemeriksaan serpihan ledakan bom bondet dari lokasi kejadian," kata Yade Setiawan Ujung, Selasa (14/11/2017).

Ditambahkan Kasatreskrim Polres Malang, AKP Azi Pratas Guspitu, berbagai kemungkinan dalam aksi peledakan bom bondet di perumahan Karangploso View masih terus dilakukan penyelidikan. Termasuk dugaan adanya teror kepada pemilik rumah atau ada motif lain.

"Hasil keterangan dari berbagai saksi saat ini terus kami lakukan dan belum ada kesimpulan apapun. Termasuk siapa pelakunya juga belum diketahui," kata Azi Pratas Guspitu.

Namun yang jelas, dikatakan Azi Pratas Guspitu, dugaan pelaku membawa bom bondet dari luar kawasan perumahan itu cukup kuat. Ini setelah di sekitaran kawasan perumahan tidak ditemukan adanya aktivitas pembuatan bom bondet yang biasa digunakan untuk bom menangkap ikan.

Oleh karena itu, ungkap Azi Pratas Guspitu, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan terkait kasus peledakan bom bondet. Apalagi pemilik rumah diinformasikan sebagai Driver Grab juga belum bisa dibenarkan karena belum ada bukti otentik yang didapat dan sebatas informasi.

"Jadi, segala kemungkinan dari peristiwa itu bisa saja ada. Tapi janganlah motif dikait-kaitkan dengan kasus-kasus yang sedang hangat belakangan ini, karena memang belum ada bukti jelas yang kami dapat dari aksi bom bondet itu," tutur Azi Pratas Gustpitu.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help