SuryaMalang/

Tulungagung

Ketahuan Buang Orang Gila ke Tengah Hutan, Satpol PP Lakukan Ini Diam-Diam

Senin (13/11/2017) siang, warga melihat Satpol PP menjemput Bogor dari tempatnya mangkal di Pasar Ngunut.

Ketahuan Buang Orang Gila ke Tengah Hutan, Satpol PP Lakukan Ini Diam-Diam
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Bogor saat dibuang di tengah hutan Luk 9, di ruas jalan menuju Kecamatan Pucanglaban. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Satpol PP Kabupaten Tulungagung mendapat sorotan dan kecaman ketika diketahui membuang orang gila yang dikenal dengan nama Bogor ke tengah hutan.

Setelah mendapat kecaman secara luas, Satpol PP Kabupaten Tulungagung mengevakuasi Bogor.

Orang gila yang sebelumnya dibuka di tengah hutan Luk 9 Dusun Kasrepan, Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban itu buru-buru diangkut kembali.

Seorang petugas medis mengungkapkan, Satpol PP sempat membawa ke Puskesmas Beji, Kecamatan Boyolangu. Namun Bogor kemudian langsung dibawa ke RSUD dr Iskak.

Kabid Pemasaran dan Informasi RSUD dr Iskak, Mochammad Rifai membenarkan, bahwa Bogor dibawa ke RSUD dr Iskak, Selasa (14/11/2017) sore.

"Karena kondisinya kumal dan sangat bau, awalnya dibersihkan dulu. Sekarang dirawa di ruang psikiatri," terang Rifai.

Selanjutnya Bogor akan mendapatkan terapi kejiwaan.

Jika kondisinya tidak berubah, maka akan dirujuk ke RSJ Sumberporong, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

"JIka nanti sudah sembuh, maka akan dikirim ke Dinas Sosial Provinsi. Karena Dinas Sosial kabupaten belum punya tempat penampungan," tambah Rifai.

Rifai menegaskan, RSUD dr Iskak akan memperlakukan Bogor dengan baik.

Jika nantinya sudah sembuh, para prinsipnya tidak akan mengembalikan Bogor ke jalanan.

Sebelumnya Senin (13/11/2017) siang warga melihat Satpol PP menjemput Bogor dari tempatnya mangkal di Pasar Ngunut.

Sekitar pukul 15.00 WIB warga melihat Bogor berada di tengah hutan Luk 9 Dusun Kasrepan, Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban.

Bogor berbaring di ruas jalan utama menuju Kecamatan Pucanglaban.

Warga pun yakin, Satpol PP sengaja membuang Bogor.

Penulis: David Yohanes
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help