SuryaMalang/

Kabar Burung dari Malang

Maling Burung di Kota Malang Masih Gentayangan, Cermati Modusnya, Jangan Sampai Anda Jadi Korban

Eko Sugeng Prasetyo (31), warga Ampeldento, Pakis, maling yang tertangkap itu ternyata tidak sekali saja mencuri burung

Maling Burung di Kota Malang Masih Gentayangan, Cermati Modusnya, Jangan Sampai Anda Jadi Korban
Qubicle
Burung Murai (ilustrasi) 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Maling kunam (manuk atau burung) tertangkap basah saat berupaya kabur setelah mencuri burung Murai milik Dwiki Nur Alfian (19) warga Jl Joyosuko, Kota Malang.

Eko Sugeng Prasetyo (31), warga Ampeldento, Pakis, maling yang tertangkap itu ternyata tidak sekali saja mencuri burung. Keterangan di lapangan, ia kerap beroperasi dengan modus menjadi sales sofa.

Dalam aksinya kali ini, ia mencuri burung Murai Batu silangan dari jenis Medan dan Borneo (Bordan).

“Setelah memandikan Murai, saya mengantar ibu ke pasar dan kembali ke rumah. Saya duduk-duduk di depan gang, lalu mendengar suara kratak-kratak. Saat saya lihat sangkar, burungnya hilang,” kata Dwiki, Selasa (14/11/2017).

Mengetahui hal itu, Dwiki langsung memanggil ayahnya yang sedang berada di dalam rumah. Ia berteriak bahwa Murai Bordan miliknya hilang.

Sang ayah sempat tidak percaya sebelum akhirnya keluar rumah dan mendapati sangkar burung yang sudah kosong. Keduanya pun berupaya mencari pelaku.

Ternyata saat itu Eko terlihat sedang mengendap-endap di ujung gang sembari membawa sangkar burung yang sudah ditutup kain. Dwiki dan ayahnya langsung meneriaki Eko maling dan mengejar untuk menangkapnya.

Eko yang sudah terpojok di gang jalan tak bisa melarikan diri. Eko pun tertangkap bersama barang bukti. Saat kain penutup sangkar burung dibuka, Dwiki melihat burung peliharaannya berada di dalam.

Eko yang tertangkap basah tak bisa mengelak. Masyarakat sekitar yang penasaran dengan teriakan maling, berkumpul dan ikut mencegah Eko melarikan diri. Beruntung Eko tidak mendapat bogem mentah dari massa yang berkumpul.

Warga langsung menghubungi petugas Polsek Lowokwaru. Dari data yang dihimpun, Eko adalah pengangguran lulusan SMA kejar paket C. Dia biasa ikut perlombaan burung. Hasil interogasi polisi, Eko tidak kali ini saja melakukan pencurian burung.

Dengan modus operandi memperkenalkan diri sebagai sales sofa, dia berkeliling dari kampung ke kampung mencari target tanpa menimbulkan kecurigaan. Setelah menemukan target yang ditentukan, Eko melihat sekeliling, sebelum akhirnya ngembat burung milik warga.

Kepada polisi, Eko mengaku mencuri di beberapa titik seperti Jalan Galunggung dan Jalan Candi Panggung. Burung curiannya berjenis Jalak dan Lovebird.

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Untung Bagyo menyebut pelaku mengaku barang bukti curian burung, disimpan semua di rumahnya Ampeldento Pakis.

“Masih dilakukan pengembangan dan penyidikan,” tutup Untung saat dikonfirmasi, Rabu (15/11/2017).

Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help