SuryaMalang/

Malang Raya

Gudang Botol Minuman Beralkohol di Kota Malang Terbakar, Ada Fakta yang Mengejutkan . . .

gudang milik PT Tenaga Baru di Jalan Simpang Tenaga Utara, Blimbing, Kota Malang terbakar, Rabu (15/11/2017) malam

Gudang Botol Minuman Beralkohol di Kota Malang Terbakar, Ada Fakta yang Mengejutkan . . .
IST
Petugas berupaya memadamkan kebakaran di Jalan Simpang Tenaga Utara, Blimbing, Kota Malang, Rabu (15/11/2017). 

SURYAMALANG.COM, BLIMBING - Sebuah gudang milik PT Tenaga Baru di Jalan Simpang Tenaga Utara, Blimbing, Kota Malang terbakar, Rabu (15/11/2017) malam.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.45 WIB saat gudang penyimpanan minuman itu tertutup. Gudang milik Edi Waluyo tersebut menyimpan sejumlah botol yang di antaranya berisi minuman beralkohol. Diduga kebakaran diakibatkan konsleting listrik dari ruang kantor operasional.

Api melalap bagian luar hingga dalam gedung. Tak lama kemudian petugas mendapat laporan dari karyawan PT Tenaga Baru yang mengetahui peristiwa tersebut. Sekitar pukul 22.10 WIB, enam unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Petugas segera memadamkan api yang perlahan menghanguskan gedung. Api bisa dipadamkan dua jam kemudian. Proses pendinginan dilakukan hingga sekitar pukul 1.00. Kepala PMK Kota Malang Josw Bello menjelaskan, petugas PMK sempat kembali lagi ke lokasi untuk memadamkan api.

Pasalnya, ditemukan asap yang membumbung di tempat kebakaran. Diduga terjadi kebakaran lagi ditimbunan bekas kebakaran. Tiga unit PMK mendatangi lokasi untuk memastikan tidak ada sisa api yang membara. Sekitar pukul 5.00 WIB, petugas meninggalkan lokasi.

"Sudah dipastikan, api berasal dari korsleting listrik di dalam ruang operasional gedung," ujar Bello, Kamis (17/11/2017).

Bello juga mengatakan adanya dugaan penyalahgunaan bangunan. Ia menerangkan gudang itu awalnya berizin untuk bahan-bahan spare part. Namun kemudian diketahui gudang berisi botol-botol minuman.

Kebakaran yang terjadi lagi juga diduga karena ada kontak antara api dengan alkohol. Diduga gudang yang awalnya untuk barang-barang spare part itu disewakan ke pihak lain kemudian digunakan untuk menyimpan botol.

"Yang saya tahu, minumannya itu juga belum berizin," paparnya.

Botol-botol itu kini telah diamankan petugas. Kerugian akibat peristiwa itu sekitar Rp 500 juta. Bello mengatakan kalau saat ini api sudah betul-betul padam.

Kepala Satpol PP Kota Malang Priadi mengatakan belum mendapat laporan rinci terkait peristiwa dan keterangan izin perusahaan. Saat dikonfirmasi, dirinya mengaku tengah berada di luar kota.

"Ini masih tugas di luar kota, sementara bisa ke pak Bello dulu ya. Saya belum dapat laporannya," ujarnya singkat.

Sementara itu, Kapolsek Blimbing Kompol Slamet Riadi mengatakan, petugas menemukan botol-botol di tempat lokasi. Namun botol-botol yang ditemukan itu sudah tidak berisi. Dari hasil olah TKP, petugas menyimpulkan gudang itu adalah gudang penyimpanan botol.

"Botolnya kosong. Itu gudang tempat penyimpanan botol," pungkasnya.

Polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengembangkan penyidikan.

Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help