SuryaMalang/

Malang Raya

Operasi Zebra di Kota Malang, Uang Hasil Tilangan Mencapai Rp 600 Juta

”Berdasarkan data kami, banyak kecelakaan didominasi karena terjadinya pelanggaran lalu lintas,” kata perwira kelahiran 1985 tersebut

Operasi Zebra di Kota Malang, Uang Hasil Tilangan Mencapai Rp 600 Juta
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Para pelanggar lalu lintas membayar denda dan mengambil bukti tilang di Kejaksaan Negeri Kota Malang, Kamis (16/11/2017). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Selama 14 hari menggelar Operasi Zebra, polisi menetapkan 6.327 kasus tilangan. Dari jumlah itu, uang denda yang masuk ke kas negara diperkirakan hingga mencapai sekitar Rp 600 juta.

Ada 4.246 pelanggar yang tidak memiliki SIM C. Pelanggar yang tidak memiliki SIM C didenda sebanyak Rp 100 ribu. Sedangkan pengendara motor yang melanggar marka lalu lintas maupun perlengkapan motor didenda Rp 75 ribu. Jumlahnya 1.957 pelanggar. Ada 124 kendaraan yang diangkut polisi dan didenda Rp 250 ribu.

Jumlah pelanggaran dalam Operasi Zebra di Kota Malang pada tahun ini naik dari tahun lalu yang hanya 4.100 kasus. Operasi Zebra pada tahun ini sebagaimana ditegaskan Kasatlantas Polres Malang Kota AKP Ady Nugroho, dilaksanakan demi meminimalisir angka kecelakaan. Lantaran, menurut dia, angka kecelakaan banyak terjadi lantaran pelanggaran yang dilakukan para pengendara.

”Berdasarkan data kami, banyak kecelakaan didominasi karena terjadinya pelanggaran lalu lintas,” kata perwira kelahiran 1985 tersebut beberapa waktu lalu.

Dalam Operasi Zebra 2017, satuan yang dipimpin perwira asal Grobogan, Jawa Tengah, itu menggulung ribuan pelanggar dalam dua minggu. Jika dirata-rata, ada sekitar 527 pelanggaran dalam sehari atau polisi sedikitnya mencatat 22 pelanggar dalam satu jam. Dari data itu, menurutnya kesadaran keamanan dalam berkendara masyarakat masih rendah.

Dari enam ribuan pelanggar itu, mayoritas mereka berasal dari Kota Malang. Kebanyakan para pelanggar merupakan pengendara roda dua yang tidak melengkapi surat-surat. Ada 4.246 surat tanda nomor kendaraan (STNK) ditahan polisi dalam Operasi Zebra itu. Ady menyatakan, kebanyakan mereka memang tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM).

Pelanggar didominasi kendaraan roda dua. Pengendara roda dua dalam Operasi Zebra memuncaki angka pelanggaran dengan 5.920 kasus. Sementara pelanggaran untuk roda empat atau mobil, sebanyak 380 pelanggaran. Selebihnya, 27 pelanggaran dicatatkan untuk truk dan bus. Adapun barang bukti yang disita polisi yaitu 4.246 STNK, 1.957 SIM, dan 124 kendaraan bermotor.

”Memang kendaraan roda dua selalu mendominasi jumlah pelanggaran,” kata mantan Kasatlantas Polres Bangkalan tersebut.

”Ke depan, kami ingin masyarakat lebih sadar keselamatan ketika berkendara. Sosialisasi akan terus kami genjot," tutupnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help