SuryaMalang/

Surabaya

VIDEO - Wali Kota Risma Dilaporkan ke Polisi atas Tuduhan Penistaan Agama

AHOK JATUH KARENA TUDUHAN PENISTAAN AGAMA. Di #Surabaya, Wali Kota Risma juga menghadapi pasal tuduhan yang sama. Ini pemicunya-->>

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sekelompok pemuda yang menyebut diri Komunitas Bambu Runcing melaporkan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, ke markas Polda Jatim di Surabaya, 20 November 2017.

Mereka menilai Risma melakukan penistaan agama sesuai ketentuan pasal 156 a KUHP. Alasannya, Risma membongkar masjid Assakinah di kompleks Balai Pemuda Surabaya.

Selain Risma, pihak lain yang dilaporkan adalah Ketua DPRD dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota. 

Apa sebetulnya alasan mereka? Simak dalam video di atas.

Saat melapor ke Polda Jatim, Wawan dari Komunitas Bambu Runcing didampingi lima pengacara, Okky FS, Ida Bagus Adis Harymbawa, Heroe Maksono, Mudji Utomo dan Abdus Salim yang tergabung dalam OS&Partners.

Sementara, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, menuturkan, pihaknya masih mempelajari laporan itu. "Laporan baru saja diterima dan itu perlu croscek," ungkapnya. 

Perlu dicatat, masjid itu dibongkar karena akan dibangun masjid baru yang menyatu dengan gedung baru DPRD berlantai delapan. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam rapat bersama anggota Komisi C DPRD pada Selasa (14/11/2017) menyatakan, pembongkaran tetap akan dilanjutkan.

"Pembangunan masjid akan mulai kita bangun besok. Kemarin sempat terhenti karena ada protes dan spanduk-spanduk yang dipasang oleh organisasi masyarakat," kata Eri.

Ia menyebutkan, masjid ini menjadi kesatuan dengan gedung DPRD. Namun untuk pembangunan masjid ini akan didahulukan dan menjadi prioritas.

Halaman
12
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help