Pilgub Jatim

Emil Dardak Bantah Tinggalkan Trenggalek, Ternyata Ini Alasannya Maju di Pilgub Jatim

Emil enggan disebut terpilih mendampingi Khofifah hanya karena memiliki basis pemilih di Mataraman saja.

Emil Dardak Bantah Tinggalkan Trenggalek, Ternyata Ini Alasannya Maju di Pilgub Jatim
SURYAMALANG.COM/Bobby Constatine
Sebanyak 29 elemen dari unsurkKyai dan ormas deklarasi pemenangan pasangan Khofifah-Emil diĀ  Institut KH Abdul Chalim, Pacet Mojokerto, Minggu (26/11/2017). 

SURYAMALANG.COM , MOJOKERTO – Bakal calon wakil gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak, menolak anggapan bahwa ia meninggalkan jabatannya sebagai Bupati Trenggalek demi mengikuti kompetisi di pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim.

Bantahan itu diutarakan di depan kyai dan elemen masyarakat yang memadati Institut KH Abdul Chalim, Pacet Mojokerto, Minggu (26/11/2017).

"Peraturan perundang undangan memungkinkan saya untuk tetap mengabdi di Trenggalek sampai pengabdian di Jawa Timur dimulai."

"Artinya, kalau saya dikatakan 'tinggal gelanggang colong playu', insyaAllah tidak. Karena saya masih bertugas di Trenggalek sampai tahun ke empat," terangnya, saat memberi sambutan di deklarasi kyai, bu nyai dan santri.

Untuk diketahui, Peraturan KPU memang memperbolehkan kepala daerah untuk mencalonkan diri kembali di wilayah teritori yang sama tanpa mengundurkan diri.

Kepala daerah hanya diwajibkan cuti ketika melaksanakan agenda kampanye.

Apabila akhirnya terpilih, barulah kepala daerah tersebut mengundurkan diri.

Dengan kata lain, Emil bisa mengundurkan diri pada 2019 mendatang atau empat tahun pemerintahannya, apabila ia terpilih menggantikan periodisasi pemerintahan Soekarwo dan Saifullah Yusuf (2014-2019).

"Insyaallah amanah ini (Trenggalek) tidak akan saya tinggalkan. Karena itu dalam aturan perundangan saya tidak perlu mundur, karena esensinya jika maju memimpin Jatim akan melayani masyarakat yang sama,” ulasnya.

Kesediannya mendampingi Ketua PP Muslimat NU ini dilandasi sejumlah pemikiran Khofifah yang inovatif di sejumlah bidang khususnya pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help