Pilgub Jatim

Tak Ada Calon Independen Berani Menantang Gus Ipul - Anas dan Khofidah - Emil

#SURABAYA - Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 tak akan diikuti calon dari jalur perorangan.

Tak Ada Calon Independen Berani Menantang Gus Ipul - Anas dan Khofidah - Emil
SURYAMALANG.COM
Pasangan Khofidah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak disokong Partai Golkar dan Partai Demokrat. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) - Abdullah Azwar Anas (Mas Anas) disokong PKB dan PDI Perjuangan. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 tak akan diikuti calon dari jalur perorangan.

Sebab, sampai terakhir tahap penyerahan dukungan calon perseorangan, tidak ada pasangan calon yang menyerahkan berkas .

Penyerahan berkas dukungan jalur independen atau non partai secara resmi di KPU Provinsi Jawa Timur dilaksanakan pada 22-26 November 2017 .

"Beberapa orang yang datang ke KPU Jatim sebagian hanya bersifat meminta info dan tidak kembali lagi," ujar Komisioner KPU Jatim, Choirul Anam.

Tiap bacagub yang mendaftar melalui jalur perorangan, diwajibkan membawa berkas dukungan calon.

Persyaratan untuk maju sebagai calon melalui jalur perseorangan di Jawa Timur adalah sejumlah minimal 6,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilih/Pemilihan Terakhir.

Adapun jumlah DPT Pemilih/Pemilih Terakhir 30.963.078 orang.

Dengan kata lain, syarat dukungan tersebut harus mencapai minimal 2.012.601 orang.

"Dukungan tersebut harus memiliki sebaran minimal di 20 kabupaten/kota," ujarnya.

Sementara itu, untuk Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Gubernur & wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018 melalui jalur partai politik akan dimulai pada Tanggal 8 - 10 Januari Tahun 2018 mendatang.

Persyaratannya, masing-masing kandidat harus didukung partai politik atau gabungan partai politik yang mendapatkan kursi minimal 20 persen jumlah kursi di DPRD Jawa Timur (minimal 20 kursi). 

Sementara, hingga saat ini bakal calon dari partai yang menguat adalah pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) - Abdullah Azwar Anas (Mas Anas). Mereka disokong dua partai besar: PKB dan PDI Perjuangan.  

Pasangan berikutnya adalah Khofidah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak yang terutama disokong Partai Golkar dan Partai Demokrat. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help