SuryaMalang/
Home »

Batu

Malang Raya

Terungkap, Kangmas Nimas Kota Batu Belum Punya Pakaian Khas, Tantangan Bagi Budayawan dan Desainer

Daerah lain seperti Kabupaten Malang, Kota Malang sudah memiliki hak paten untuk Duta di daerah masing-masing. Hanya kota Batu yang belum punya.

Terungkap, Kangmas Nimas Kota Batu Belum Punya Pakaian Khas, Tantangan Bagi Budayawan dan Desainer
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Duta Kangmas Nimas memakai pakaian Malangan, Senin (4/12/2017). Pakaian Malangan ini yang digunakan sebagai identitas mereka saat pemilihan dan kegiatan di pemerintahan. Tahun depan, Kangmas Nimas harus memiliki pakaian khas.  

SURYAMALANG.COM, BATU -  Duta Kangmas Nimas di Kota Batu ternyata masih belum memiliki pakaian khas yang mencerminkan ciri khas mereka dan Kota Batu

Selama ini mereka menggunakan pakaian adat Malangan saat pemilihan duta Kangmas Nimas ataupun saat ada kegiatan di pemerintahan.

Bahkan, sekitar tahun 2004 saat pemilihan Kangmas Nimas, ada daerah lain di Jawa Timur yang mengklaim pakaian bawahan batik yang dikenakan duta Kangmas Nimas adalah milik daerah tersebut.

Adi Sandix S, satu di antara duta Kangmas Nimas angkatan 2002 mengatakan kalau ia sangat berharap Kangmas Nimas memiliki pakaian khas yang digunakan.

“Memang belum ada, yang digunakan selama ini ialah pakaian Malangan. Karena Malang Raya itu ada tiga daerah, Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu, makanya menggunakan itu."

"Makanya kami sempat diklaim saat menggunakan bawahan batik,” kata Adi saat ditemui dalam Seminar Busana Duta Wisata Kota Batu di Batu Suki Hotel and Resort Batu, Senin (4/12/2017).

Untuk mencari amannya, Duta Kangmas Nimas menggunakan pakaian Malangan. Yakni yang terdiri dari Beskap untuk atasan, Udeng Malangan, dan bawahan menggunakan batik klasik.

Pakaian Malangan ini turun temurun sejak ada pemilihan Kangmas Nimas.

Daerah lain seperti Kabupaten Malang, Kota Malang sudah memiliki hak paten untuk Duta di daerah masing-masing. 

Hanya kota Batu yang belum punya.

Halaman
12
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help