SuryaMalang/
Home »

Batu

Malang Raya

Dalam Pemilihan Legislatif 2019 Nanti, Kota Batu Bakal Dibagi Menjadi 4 Daerah Pemilihan

Parpol yang tidak setuju itu kebanyakan memang sudah bersusah payah menanam investasi di daerah yang dipecah.

Dalam Pemilihan Legislatif 2019 Nanti, Kota Batu Bakal Dibagi Menjadi 4 Daerah Pemilihan
IST
Kota Batu 

SURYAMALANG.COM, BATU - Dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 nanti, Daerah Pemilihan (Dapil) di Kota Batu dibagi menjadi empat dapil. Yakni dengan ketentuan kursi 7-7-9-7. Hal itu dikarenakan beberapa faktor, yakni di antaranya sesuai UU nomor 7 tahun 2017, lalu juga sesuai dengan jumlah penduduk Kota Batu yang mencapai 203.217 jiwa.

Ketua KPU Kota Batu, Rochani mengatakan jumlah dapil itu sesuai dengan ketentuan UU 2017, yakni setiap dapil minimal 3 kursi dan maksimal 12 kursi. Dalam hal ini Kecamatan Batu memiliki porsi 14 kursi, maka harus dibagi menjadi dua.

"Ya Kecamatan Batu akan dibagi menjadi dua dapil. Untuk modelnya ada lima," kata Rochani saat rapat konsultasi penataan Dapil untuk Pemilu 2019 di KPU Kota Batu, Selasa (5/12).

Dalam hal ini, Kecamatan Bumiaji ada 9 kursi, dan Junrejo ada 7 kursi. Dikatakannya, dalam pembahasan ini ada beberapa partai politik (parpol) yang tidak setuju. Meski begitu, pembagian menjadi total 4 dapil untuk Kota Batu ini sudah sesuai dan memenuhi prinsip UU 7 2017 tentang Penataan Dapil.

Rochani menyebutkan, Parpol yang tidak setuju itu kebanyakan memang sudah bersusah payah menanam investasi di daerah yang dipecah.

"Gak usah nyebut partai apa, yang jelas partai baru. Ya mereka hanya keberatan dengan pembagian wilayah itu karena ada yang sudah menanam investasi. Tapi mau bagaimana lagi, ini sudah ketentuan dari peraturan," ungkap Rochani.

Nantinya simulasi model ini akan dilakukan tanggal 17 Desember. Setelah melakukan simulasi, selanjutnya akan langsung diserahkan ke KPU RI untuk disosialisasikan.

Dalam rapat pertama ini, pihaknya juga mengundang beberapa partai, meskipun partai tersebut tidak mendaftar saat Pilgub 2018 maupun Pileg 2019, hal ini dilakukan agar Parpol tersebut mampu belajar saat pemilihan selanjutnya.

Ada pun juga yang hadir seperti Camat se Kota Batu, dan unsur masyarakat. Hal itu tentu agar mereka tahu jika ada penambahan dapil.

Ia menyebutkan beberapa opsi, semisal dengan opsi Batu 1 meliputi Kelurahan Temas, Kelurahan Sisir, Desa Oro-oro Ombo. Untul Batu 2 ada Kelurahan Songgokerto, Desa Pesanggrahan, Desa Sidomulyo, Desa Sumberrejo, dan Kelurahan Ngaglik.

Atau bisa juga dengan opsi kedua, dengan rincian Batu 1 terdiri dari Kelurahan Ngaglik, Kelurahan Sisir, dan Kelurahan Temas. Untuk Batu 2 ada Keluraham Songgokerto, Desa Pesanggrahan, Desa Sidomulyo, Desa Sumberrejo, dan Desa oro-oro ombo.

Saat ini di DPRD Kota Batu ada 9 Partai. Dengan rincian, PDIP diisi lima kursi. Kemudian Gerindra empat kursi, PKB empat kursi. Sedangkan untuk Golkar, Demokrat dan PAN ada tiga kursi. Penambahan kursi DPRD Batu ini untuk pemilihan anggota dewan tahun 2019.

Satu kader partai Gerindra, Hari Danah Wahyono dengan penambahan kuota dewan, secara otomatis akan menambah peluang kader di DPRD Kota Batu semakin besar. Bahkan, penambahan kursi di anggota dewan ini sudah merupakan keharusan. Ditanya terkait ada partai yang keberatan dalam pembagian menjadi 4 Dapil ini, Danah mengatakan kalau itu bisa dilakukan kembali.

"Tidak masalah kok hal seperti itu, apalagi ini kan juga sudah sesuai peraturan. Masih bisa dilakukan lagi bagi parpol itu," kata Danah.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help