SuryaMalang/
Home »

Batu

Malang Raya

Jangan Sampai Karang Taruna di Kota Batu Ditunggangi Oleh Kepentingan Partai Politik!

Di Karang Taruna ini sangat ketat, sedikit pun kami sebagai anggota kartar menyebut nama Parpol maka pastinya akan diberi sanksi

Jangan Sampai Karang Taruna di Kota Batu Ditunggangi Oleh Kepentingan Partai Politik!
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Ucapan selamat kepada kepengurusan Karang Taruna Kota Batu, Selasa (5/12.2017). Sebanyak 45 pengurus Karang Taruna Kota Batu dikukuhkan dalam masa periode 2017-2022. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Seluruh anggota Karang Taruna (Kartar) di Kota Batu diharapkan tidak mencampur-adukkan kepentingan politik di dalam kepengurusan Karang Taruna.

Hal itu diungkapkan oleh Plt Wali Kota Batu, Punjul Santoso saat pengukuhan Karang Taruna di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Selasa (5/12/2017).

"Tidak ada larangan untuk yang mau menjadi anggota partai politik (parpol). Silahkan, memang Kartar ini wadah berorganisasi, asalkan harus bisa membedakan diri, manakala saat menjadi Kartar, manakala saat menjadi anggota parpol," kata Punjul.

Ia menegaskan, Kartar tidak diperkenanakan membawa nama kartar dalam kepentingan parpol ataupun sebaliknya. Menurutnya Kartar merupakan sebuah Karang taruna sebagai wadah tempat berorganisasi yang tepat untuk anak muda di Kota Batu, serta organisasi bersifat sosial.

Ia meminta, agar Kartar harus bisa melakukan beberapa program, tidak hanya saat 17 Agustus saja. Karena selama ini image Kartar ialah hanya aktif saat 17 Agustus saja.

"Harus aktif dalam menciptakan lapang kerja di berbagai bidang. Misalnya mengeksplore Desa Sumber Brantas dengan pertaniannya pada sayuran wortel dan kentang yang bisa dikerjasamakan dengan smart city," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kartar Kota Batu Heli Suyanto menegaskan bahwa organisasi sosial ini tidak akan melibatkan diri dengan partai politik.

Namun akan membantu pembangun pemkot Batu dengan menghadirkan lapangan pekerjaan yang akan dikelola langsung oleh Kartar.

"Program terdekat tidak jadi penonton, namun berperan aktif pembangunan di Kota Batu," ujar Heli.

Ia mencontoh di Desa Tulungrejo, di sana ada tempat wisata kepengurusannya langsung dikelola Kartar. Jangan sampai hanya diberi wadah untuk menjadi tukang parkir, tapi harus profesional.

Selain itu, sebelumnya Kartar Kota Batu juga pernah meraih prestasi International dalam perlombaan Kartar.

Satu anggota Karang Taruna, Franatha Rizky Agrida mengatakan, ke depan pihaknya akan membedakan mana saat melakukan kegiatan sosial membawa nama parpol dan karang taruna.

"Di Karang Taruna ini sangat ketat, sedikit pun kami sebagai anggota kartar menyebut nama Parpol maka pastinya akan diberi sanksi," kata Rizky.

Ia yang juga menjadi salah satu anggota Parpol ini mengungkapkan, Karang Taruna ini tidak bisa ditunggangi oleh kepentingan Politik.

Semisal, Kartar ingin memberikan bantuan untuk warga, maka harus jelas menggunakan seragam Kartar atau partai politik.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help