SuryaMalang/

Magetan

Polisi Magetan Buru ‘Dokter’ Aborsi yang Sebabkan Wanita Ini Tewas, Ini Identitasnya

AKP ST Suyatni mengatakan pihaknya sudah menetapkan dua tersangka terkait kasus ini, yaitu Misnu, dan Suwondo.

Polisi Magetan Buru ‘Dokter’ Aborsi yang Sebabkan Wanita Ini Tewas, Ini Identitasnya
Kompas.com
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, MAGETAN – Anggota Satreskrim Polres Magetan memburu Suryanto.

Pria ini diduga menjadi ‘dokter’ yang mengaborsi janin di perut Fitri Zuliani (23).

Akibat proses itu, Fitri meninggal dunia di kamar nomor 11 Hotel Purbaya, Magetan.

Kasubbag Humas Polres Magetan, AKP ST Suyatni mengatakan pihaknya sudah menetapkan dua tersangka terkait kasus ini, yaitu Misnu, dan Suwondo.

“Suryanto sudah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).”

“Kalau dia sudah tertangkap, baru bisa diketahui dia itu dokter, mantri, dukun, atau bukan,” kata AKP Suyatni kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (6/12/2017).

Sampai saat ini penyidik belum tahu siapa yang memerintahkan melakukan aborsi kepada korban.

“Menurut keterangan dua tersangka itu, korban minta diaborsi oleh tersangka Misnun.”

“Kemudian tersangka Misnun menghubungi Suwondo yang kemudian mempertemukan dengan Suryanto.”

“Suryanto itu yang melakukan aborsi kepada korban,” jelas AKP Suyatni.

“Saat ini tim masih mencari Suryanto. Kami sudah mengetahui keberadaan buron ini.”

“Kalau sudah tertangkap, aktor utamanya akan diketahui,” kata AKP Suyatni.

Sebelumnya, Fitri Zuliani (23) meninggal dunia di Puskesmas Plaosan, Magetan pada Senin (4/12/2017) sekitar pukul 04.30 WIB.

Saat itu korban dibopong Misnun dan temannya, Suwondo.

Diduga, korban sudah meninggal dunia saat dibawa ke Puskesmas.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help