Malang Raya

49 Peserta Ikuti Validasi Ide Start Up Aptikom di kampus STIE-STMIK ASIA Malang

Tahapan yang harus dilalui peserta sampai produk start upnya bisa digunakan masyarakat itu masih panjang.

49 Peserta Ikuti Validasi Ide Start Up Aptikom di kampus STIE-STMIK ASIA Malang
SURYAMALANG.COM/Neneng Uswatun Hasanah
Asosiasi Perguruan Tinggi Komputer (Aptikom) Wilayah VII Jatim mengadakan workshop start up dan validasi ide di kampus STIE-STMIK ASIA, Minggu (17/12/2017). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Asosiasi Perguruan Tinggi Komputer (Aptikom) Wilayah VII Jatim mengadakan workshop start up dan validasi ide di kampus STIE-STMIK ASIA, Minggu (17/12/2017).

Sebanyak 49 peserta dari STMIK ASIA, STIKI Malang, STT STIKMA Malang, Universitas Raden Rahmat, STMIK Yadhika Bangil, Universitas Yudharta Pasuruan, dan Universitas Nurul Jadid Probolinggo terbagi dalam 8 kelompok.

Menurut ketua pelaksana, Rina Dewi Indah Sari SKom MKom, setiap kelompok wajib mencari ide dan membuat solusi berupa digital start up untuk masalah yang divalidasi oleh masyarakat.

“Jadi mereka mencari ide permasalahan masyarakat yang belum memiliki solusi konkrit, kemudian ide itu divalidasi dengan wawancara beberapa orang. Jika setidaknya 70 persen orang menyetujui masalah tersebut belum ada solusi nyata, maka ide itu bisa dilanjutkan menjadi produk solusi,” jelasnya pada SURYAMALANG.COM.

Dalam pelaksanaan selama tiga hari, ide yang dicetuskan oleh peserta sangatlah beragam dan memang merupakan masalah yang belum ada solusi jelas.

“Tujuannya agar mahasiswa memiliki motivasi menjadi wirausaha bidang digital kreatif dengan kegiatan ini sebagai awalnya,” tutur ketua program studi Teknik Informatika STMIK ASIA itu.

Tahapan yang harus dilalui peserta sampai produk start upnya bisa digunakan masyarakat itu masih panjang.

“Setelah ini ada rangkaian acara Aptikom selanjutnya yaitu coding day yang akan menghadirkan programmer untuk membantu mereka menyempurnakan aplikasi yang mereka buat,” jelasnya.

Baru setelah itu start up peserta bisa diikutkan kompetisi untuk menarik perhatian investor agar mau membiayai pengembangan aplikasi mereka.

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help