Kediri

Nekat Minum Coca Cola Dioplos dengan Racun Tikus, Pria Tua di Kediri Bernasib Mengenaskan

Ketika ditemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa dengan keadaan mulutnya mengeluarkan busa.

Nekat Minum Coca Cola Dioplos dengan Racun Tikus, Pria Tua di Kediri Bernasib Mengenaskan
dementia.org
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Tim Inafis Polres Kediri memastikan penyebab kematian Toegiman (67) warga Dusun Morangan, Desa Minggiran, Kecamatan Papar karena bunuh diri.

Korban tewas setelah menenggak minuman bersoda yang dicampur dengan racun tikus.

Ketika ditemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa dengan keadaan mulutnya mengeluarkan busa.

Hal itu diperkuat saat polisi menemukan barang bukti berupa satu botol minuman bersoda yang berisi racun tikus.

Saksi mata, Samini (56) sepulang dari pengajian ia menemukan korban telah terbaring diatas kursi ruang tamu kediamanya.

Sontak, kejadian itu disampaikan ke ketua RT Kambali yang diteruskan melapor ke Polsek Papar.

Secara bersamaan dia, menemui anak korban Unita (35) untuk menyampaikan informasi terkait keadaan ayahnya.

Polisi Polsek Papar bersama Tim Inafis Polres Kediri bersama petugas medis dari Klinik Kartika Minggiran untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban.

Dari pemeriksaan itu korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Kapolsek Papar, AKP Jupri Wratatan melalui Kasi Humas Aiptu Siswanto mengatakan berdasarakan pemeriksaan oleh Tim Inafis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Dari temuan di lokasi kejadian pihaknya menyakini bahwa korban meninggal dunia karena bunuh diri.

"Kami menemukan satu botol coca-cola yang berisi dua bungkus racun tikus merek Mao Wang. Penyebab kematian korban karena bunuh diri meminum racun tikus," tuturnya kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (19/12/2017).

Pihaknya masih meminta keterangan dari pihak keluarga terkait motif bunuh diri ini. Sedangkan dari keterangan warga setempat korban telah lama bercerai dari istrinya.

"Untuk motif bunuh diri masih dalam proses penyidikan," jelasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved