Lamongan

Ngeri! Lewat Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu saat Menjelang Maghrib

SUASANA JELANG MAGHRIB. Biasanya jadi serba kurang jelas. Pemuda ini melewati perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

Ngeri! Lewat Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu saat Menjelang Maghrib
Hanif Manshuri
TERSERET KERETA API. Jenazah pemuda 24 tahun usai tertabrak KA Harina di Lamongan, Sabtu (23/12/2017). 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Perlintasan kereta api tanpa palang pintu kembali menelan korban jiwa.

Kejadiannya di perlintasan jalan Desa Sukodasi, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (23/12/2017) sekitar pukul 17.38 WIB.

Saat menjelang Maghrib itu, melintas KA Harina dari arah Surabaya menuju Semarang hingga Bandung. Masinisnya bernama Masduki dan asisten masinis Aji Junianto.

Saat kejadian, korban sendirian mengendarai motor Yamaha Jupiter MX hitam KT 5786 KZ dari arah utara ke selatan.

"Pada saat bersamaan menyeberang di perlintasan muncul kereta api Harina," ungkap Nurul Kawakib, saksi mata dari Desa Kadungrembug.

Menurut dia, karena jarak sudah dekat, tabrakan tidak bisa terhindarkan. Korban terseret hingga belasan meter dan terpental dari motor.

Korban mengalami luka di bagian kepala dan patah tulang di bagian tangan sebelah kiri serta patah tulang kaki sebelah kiri.

Ia sempat dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan. 

Sementara sepeda motor korban remuk tidak berbentuk. 

Pengendara motor itu diketahui bernama Jaiz (24) asal Dusun Sangeng, Desa Balongtawun, Kecamatan Sukodadi.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved