Pasuruan

Bayi Cantik Ditemukan dalam Kardus Mie Instan di Pasuruan, Alhamdulillah Kondisinya Begini . . .

normalnya dari dokter atau petugas medis itu hanya dua sentimeter sudah dipotong. Selain itu, pemotongan tali pusar ini tidak rapi

Bayi Cantik Ditemukan dalam Kardus Mie Instan di Pasuruan, Alhamdulillah Kondisinya Begini . . .
SURYAMALANG.COM/Galih Lintartika
Bayi perempuan ditemukan dalam kardus mie instan di Pasuruan 

SURYAMALANG.COM, BATU - Dalam pemeriksaan di Puskesmas Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Syakira Putri Nadya, bayi cantik yang ditemukan di dalam kardus mie instan ini memiliki kondisi kesehatan yang normal.

Dalam pemeriksaan, kata Kapolsek Purwosari AKP I Made, bayi ini memiliki panjang 48 sentimeter. Beratnya 2,8 kilogram (kg).

"Kalau kata dokter sih bayinya sangat sehat sekali," katanya kepada SURYAMALANG.COM.

( BERITA TERKAIT : Bayi Cantik Dibuang di Musala di Pasuruan, Ada Surat Wasiat yang Isinya Bikin Air Mata Meleleh )

Made, sapaan akrab Kapolsek, mengatakan, bayi ini diperkirakan masih berusia satu hari.

Itu terlihat jelas dari tali pusar yang masih ada di tubuh bayi Syakira tersebut.

"Tali pusarnya masih ada, dan panjangnya tali pusar ini tidak umum. Panjangnya hampir delapan sentimeter," katanya.

Padahal, kata Made, standarnya atau normalnya dari dokter atau petugas medis itu hanya dua sentimeter sudah dipotong. Selain itu, pemotongan tali pusar ini tidak rapi.

"Kami tidak tahu , tapi kami akan menyelidikinya. Soalnya ada indikasi kuat bahwa pemotongan tali pusar ini tidak dilakukan tim medis," papar dia

Ia mengatakan, ada dugaan kuat, proses persalinan bayi ini dilakukan secara mandiri tidak ada tim medis.

Namun, ia perlu memastikan terlebih dahulu dan akan melalukan penyelidikan.

"Kami masih mencari tahu. Siapa pun yang mengerti informasi tentang bayi ini mohon segera diberi tahu, dan bantu kami untuk menemukan orang tuanya," jelas dia.

Saat ini, kata dia, bayi cantik berada di Puskesmas.

Menurutnya, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan beberapa pihak terkait untuk melakukan proses adopsi dan sebagainya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help