Malang Raya

Serma Achmad Ditemukan Tewas Mengenaskan di Singosari, Begini Penjelasan Kapolres Malang

Sersan Mayor (Serma) Achmad (44) ditemukan tewas dengan kondisi mulut terikat kain di saluran air Desa Dengkol RT 004 RW 005, Kecamatan Singosari

Serma Achmad Ditemukan Tewas Mengenaskan di Singosari, Begini Penjelasan Kapolres Malang
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Kapolres Malang, AKBP H Yade Setiawan Ujung 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Hasil visum Serma Achmad (44), anggota Denma Divif 2 Kostrad sudah keluar. Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung menerangkan, berdasarkan hasil keterangan dokter, terdapat sejumlah luka yang membekas akibat benda tajam, tumpul dan keras.

“Intinya dari keterangan dokter, dari hasil visum ada luka tajam tumpul dan keras yang merusak jaringan otak sehingga mengakibatkan berhenti benafas,” ujar Yade, Senin (25/12/2017).

( BERITA TERKAIT : Mulut Serma Achmad Diikat Kain lalu Dibuang ke Saluran Irigasi di Singosari, Malang )

Bekas luka itu terdapat di beberapa bagian tubuh di antaranya ada di pelipis, leher, dan di belakang kepala. Yade juga mengatakan, kemungkinan TKP bukan di tempat jenazah Achmad ditemukan. Diduga Achamd dibunuh di tempat lain lalu diseret ke TKP.

“Kemungkinan TKP bukan di tempat itu, tapi diseret ke sana. Nah ini Tim sudah menyebar semua, kita sudah kerjasama dengan Denpom,” paparnya

Sejauh ini polisi masih mendalami motif di balik peristiwa itu. Ditanya terkait motif pembagalan, Yade mengatakan belum ada kesimpulan atau kepastian Achmad dibegal. Dari ciri-ciri yang terlihat, justru kemungkinan besar Achamd dianiaya terlebih dahulu hingga meninggal dunia.

“Motif pembegalan belum diketahui. Kemungkinan dianiaya terlebih dahulu. Meninggalnya bukan wajar, belum bisa saya simpulkan. Mohon doanya saja biar cepat diungkap,” ujarnya.

Sementara itu, jenazah Serma Achmad telah dikebumikan di pemakaman Sumberwaras, Lawang, Kabupaten Malang, Senin (25/12/2017). Tiga orang anak Achmad dan istrinya turut mengantar jenazah hingga ke liang lahat. Upacara militer digelar sebelum pemakaman.

Istri Achmad nampak terpukul dengan kepergian Achmad. Selama prosesi pemakaman, ia tidak berhenti menangis. Beberapa kali terdengar suara tangisannya meninggi. Sementara pihak keluarga sejauh ini masih belum bisa memberikan keterangan.

Sekadar informasi, Sersan Mayor (Serma) Achmad (44) ditemukan tewas dengan kondisi mulut terikat kain di saluran air Desa Dengkol RT 004 RW 005, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (24/12/2017). Anggota TNI yang bertugas di Markas Divisi Infanteri (Divif) 2 Kostrad Singosari itu diduga menjadi korban pembunuhan.

"Korban anggota kami atas nama Serma Achmad, anggota Denma Divif 2 Kostrad," kata Kepala Penerangan Divif 2 Kostrad Mayor Inf Bonny Vidri Anggoro.

Bonny mengatakan, jasad Achmad pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB oleh warga di sekitar lokasi kejadian. Saat pertama kali ditemukan, korban dalam posisi terlentang dengan mulut masih tertutup kain. Di bagian kepala terdapat bekas luka akibat pukulan benda tumpul. Achmad meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. 

Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help