SuryaMalang/

Malang Raya

BPBD Kabupaten Malang Imbau Warga Waspada Ancaman Pohon Tumbang

Jumlah musibah bencana tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya periode sama yang mencapai 64 bencana alam.

BPBD Kabupaten Malang Imbau Warga Waspada Ancaman Pohon Tumbang
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Longsor di Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (26/12/2017). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mewaspadai terjadinya musibah pohon tumbang. Ini setelah hampir semua ruas jalan di Kabupaten Malang terdapat pohon peneduh di kanan dan kiri jalan. Terlebih, datangnya bencana angin kencang sulit diprediksi.

Kepala BPBD Kabupaten Malang, Bambang Istiawan mengatakan, terjadinya pohon tumbang tidak hanya dikarenakan adanya tiupan angin kencang. Melainkan juga disebabkan kondisi pohon yang sudah tua sehingga memasuki masa lapuk sehingga mudah roboh terguyur air hujan.

"Untuk itu, kami mengharap warga masyarakat hati-hati dan waspada di jalan. Terutama saat turun hujan disertai angin kencang yang belakangan sering melanda wilayah Kabupaten Malang," kata Bambang Istiawan, Selasa (26/12/2017).

Di samping itu, dikatakan Bambang, adanya pemasangan reklame di tepi jalan yang tidak standar juga patut di waspadai. Karena papan reklame tersebut mudah roboh ke jalan setelah diterjang angin kencang.

"Yang jelas, masyarakat harus bisa mengantisipasi segala kemungkinan dalam perjalanan," ucap Bambang Istiawan.

Sementara itu, selama tahun 2017 sampai menjelang akhir tahun telah terjadi Lebih dari 71 bencana alam di Kabupaten Malang. Jumlah musibah bencana tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya periode sama yang mencapai 64 bencana alam.

Untuk jumlah bencana tanah longsor, ungkap Bambang Istiawan, masih cukup mendominasi terjadinya bencana alam di Kabupaten Malang yang mencapai 32 bencana tanah longsor. Disusul bencana angin kencang sebanyak 28 kejadian, bencana banjir terjadi 9 kejadian, dan tanah bergerak sebanyak 2 kejadian.

"Melihat kondisi terjadinya bencana alam selama tahun 2017 maka pada tahun 2018 dibutuhkan peningkatan kewaspadaan semua lapisan masyarakat di Kabupaten Malang. Apalagi cuaca ekstrim dalam musim penghujan yang terjadi sekarang ini potensi terjadinya bencana cukup besar," tutur Bambang Istiawan.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help