SuryaMalang/

Malang Raya

Istri Menolak Rujuk, Warga Pakisaji Malang Ini Gelap Mata, Bawa Pisau, Lalu . .

Ia meminta kepada isterinya yang belum resmi dicerai namun sudah pisah ranjang untuk kembali baikan meneruskan rumah tangga.

Istri Menolak Rujuk, Warga Pakisaji Malang Ini Gelap Mata, Bawa Pisau, Lalu . .
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Tersangka penganiaya isterinya sendiri jalani pemeriksaan di UPPA Polres Malang, Kamis (28/12/2017). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN  - Suwandi (47) tukang becak warga desa Wadung kecamatan Pakisaji kabupaten Malang nekat melakukan penganiayaan.

Ia menganiaya istrinya sendiri,  Wiwin Sri Wahyuni (36) karena merasa kecewa dan cemburu.

Akibatnya, istrinya yang tercatat sebagai warga desa Wadung kecamatan Pakisaji mengalami luka di kedua tangan dan kaki karena sabetan pisau sehingga harus dirawat di Puskesmas Wagir Malang, Rabu (27/12/2017).

Kanit UPPA Polres Malang, Iptu Sutiyo menjelaskan, kasus tersebut berawal dari kedatangan tersangka dari rumah kontrakanya di desa Kendalpayak kecamatan Pakisaji ke rumah isterinya di desa Wadung kecamatan Pakisaji.

Saat itu, tersangka meminta kepada isterinya yang belum resmi dicerai namun sudah pisah ranjang untuk kembali baikan meneruskan rumah tangga.

Akan tetapi, ajakan tersangka ditolak oleh isterinya setelah merasakan perilaku kasar tersangka.

Bahkan, tersangka sering bertindak kasar dengan memukul kedua anaknya yang kini beranjak dewasa.

"Korban merasa sudah tidak nyaman dengan tersangka sehingga menolak diajak melanjutkan berumah tangga," kata Sutiyo, Kamis (28/12/2017).

Rupanya, penolakan tersebut membuat tersangka emosi.

Tersangka mengeluarkan pisau yang telah dipersiapkan di balik baju.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help