Pasuruan

Gerebek Rumah Pembuat Petasan, Lihat yang Didapat Polisi di Rumah Sederhana itu

Barang bukti yang berhasil diamankan adalah satu ton bahan baku petasan dan 23 karung berisi petasan siap jual.

Gerebek Rumah Pembuat Petasan, Lihat yang Didapat Polisi di Rumah Sederhana itu
SURYAMALANG.COM/Galih Lintartika
Polisi menunjukkan Barang bukti dalam penggerebekan industri mercon d rumah warga Pasuruan 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan menggerebek sebuah rumah yang diduga kuat menjual dan mengedarkan petasan di kawasan Beji, Minggu (31/12/2017) siang.

Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono mengatakan, penggerebekan rumah di Desa Ngembe, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Minggu (31/12/2017) siang itu berdasarkan informasi dari masyarakat.

Dikatakan dia, rumah itu digerebek setelah diduga kuat dijadikan sebagai home industri pembuatan petasan.

"Kami amankan beberapa barang bukti, dan satu orang yang berada di dalam rumah itu. Sedangkan satu orang lainnya masih dalam pengejaran polisi," kata Raydian saat dihubungi SURYAMALANG.COM.

Ia menerangkan, barang bukti yang berhasil diamankan adalah satu ton bahan baku petasan dan 23 karung berisi petasan siap jual.

Selain itu, kata dia, ada beberapa barang bukti lainnya yang berhasil diamankan.

Saat ini, pihaknya sedang mengembangkan kasus ini.

Mantan Kapolres Lumajang ini menambahkan, satu orang yang berhasil diamankan ini berinisial RB. Kata dia, dalam pemeriksaan sementara, RB ini mengakui bahwa sudah membuat dan menjual petasan ini di rumahnya yang berada di Beji.

"Kami akan mengembangkan kasus ini. Kami akan periksa RB. Sampai sekarang kami masih mendalami peran RB di dalam rumah itu," paparnya.

Menurut Raydian, rumah yang diamankan ini diduga kuat rumah milik pembuat petasan. Jadi, pembuat petasan rumahan.

"Kami akan periksa darimana mereka mendapatkan bahan baku pembuat petasan, sudah berapa lama, dijual dimana dan sebagainya. kami akan memeriksanya," pungkas dia. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help