Malang Raya

Dua Tahun Balai Kota Among Tani, Begini Harapan dan Keinginan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko

Dewanti juga akan menambah fasilitas food court. Saat ini setidaknya ada tiga food court di Balai Kota Among Tani

Dua Tahun Balai Kota Among Tani, Begini Harapan dan Keinginan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Balai Kota Among Tani di Kota Batu 

SURYAMALANG.COM, BATU - Balai Kota Among Tani di Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu, kini sudah berusia dua tahun. Bangunan megah yang dibangun sejak 2014 dan selesai 2015 ini diharapkan menjadi pusat perhatian warga Kota Batu dan luar kota.

Dewanti
Dewanti Rumpoko (IST)

Di hari jadi yang kedua Balai Kota Among Tani, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, meminta agar seluruh fasilitas yang ada bisa diperbaiki. Seperti fasilitas toilet umum, papan catur raksasa, taman, hingga fasilitas air mancur di tengah-tengah taman. Ia berharap, selalu ada perubahan di Balai Kota Among Tani.

Balai Kota Among Tani
Balai Kota Among Tani saat malam hari (Eko Darmoko)

“Apalagi itu ada kandang rusa, yang nantinya akan diisi rusa, dan bisa dijadikan tempat belajar. Taman-taman juga, harus dijaga kebersihannya, jangan sampai kotor, jangan sampai orang itu malas ke sini, kalau bisa ini jadi pusat keramaian warga,” kata Dewanti, Kamis (4/1/2018).

Dewanti Rumpoko memiliki pesan khusus kepada pejabat Pemkot Batu agar menjaga lingkungan Balai Kota Among Tani. Ia meminta agar menjaga kebersihan tidak hanya tergantung pada petugas kebersihan di lingkungan Balai Kota Among Tani saja. Namun, setiap melihat sudut yang kotor atau terdapat sampah agar pejabat bisa ikut membersihkan.

“Mensyukuri dengan hadirnya gedung ini, berharap fasilitas Balai Kota Among Tani ini meningkat. Tapi saya tekankan para pejabat harus terlibat untuk menjaga,” ungkap Dewanti.

Istri dari Eddy Rumpoko Wali Kota Batu sebelumnya ini menambahkan, kebersihan merupakan soal keindahan. Karena itu perlu adanya kerjasama antara ASN dan tim kebersihan. Ia menegaskan apabila terlihat kotor langsung bersihkan, karena ia memiliki prinsip bahwa Balai Kota Among Tani ini milik bersama.

Sementara itu, Dewanti juga akan menambah fasilitas food court. Saat ini setidaknya ada tiga food court di Balai Kota Among Tani.

“Yang bisa menikmati food court ini tidak hanya pejabat di sini saja, tetapi masyarakat juga bisa menikmati food court. Kalau lagi menunggu antrean membuat e-KTP atau pengunjung luar daerah bisa makan di sini. Selalu terbuka untuk masyarakat,” ungkapnya.

Satu warga, Siska Putri (44), mengatakan, ia melihat gedung yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp 175 Miliar itu memang bagus untuk dikunjungi. Karena ia belum pernah menemui ada gedung pemerintahan yang boleh dikunjungi dan dinikmati oleh masyarakat umum.

“Kalau bisa sih ditambahin fasilitasnya, seperti spot foto. Sama air mancurnya ini juga dibenerin lagi, bagus banget soalnya kalau nyala, kaya di luar negeri, jadi sayang kalau mati,” kata warga Sisir Kota Batu itu.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help