Malang Raya

Terjadi Keruwetan Layanan di Kantor Dispendukcapil Kabupaten Malang, Ini Penyebabnya . . .

Hal itu mengakibatkan banyak warga mengeluh setelah datang lebih dahulu ke kantor Dispendukcapil harus rela mendapatkan layanan lebih lama

Terjadi Keruwetan Layanan di Kantor Dispendukcapil Kabupaten Malang, Ini Penyebabnya . . .
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Suasana antrean di Kantor Dispendukcapil Kabupaten Malang, Kamis (4/1/2018). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Gara-gara mesin nomor antrean layanan Dinas Kependukdukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang ngadat, ratusan warga terbengkalai.

Hal itu mengakibatkan banyak warga mengeluh setelah datang lebih dahulu ke kantor Dispendukcapil harus rela mendapatkan layanan lebih lama.

Salah satu warga asal Tajinan, Kabupaten Malang, Zulaikah, terpaksa berdiri lama menunggu nomor antrean.

"Biasanya nggak seperti ini, bila datang duluan bisa langsung masuk ambil nomor antrean, eh ini ambil nomor antrean saja harus nunggu lama," kata Zulaikah di Kantor Dispendukcapil, Kabupaten Malang, Kamis (4/1/2018).

Dikatakan Zulaikah, adanya antrean panjang untuk mengambil nomor urut layanan dikarenakan ada kerusakan mesin nomor antrean. Padahal, seharusnya petugas Dispendukcapil bila ada kerusakan mesin antrean sudah bisa langsung mengantisipasinya dengan pemberian nomor urut layanan secara manual.

Dengan demikian, warga tidak harus menunggu lama hanya mengambil nomor urut layanan.

"Ya akhirnya kami pun sampai 1 jam lebih menunggu baru dapat giliran memasukkan surat perubahan dokumen kependudukan ke loket layanan," ucap Zulaikah.

Hal sama disampaikan warga asal Ngajum, Kabupaten Malang, Samadi. Menurutnya, ia sudah berusaha datang pagi ke kantor Dispendukcapil Kabupaten Malang mengantar saudaranya untuk bisa mengambil nomor urut layanan lebih dahulu.

Namun karena mesin nomor antrean mengalami kerusakan dirinya terpaksa mengantre mendapatkan nomor urut layanan.

"Ya semuanya pada ngeluh tadi, masak tidak ada antisipasi cepat dari petugas loket antrean bila mesin memang rusak," kata Samadi.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help