SuryaMalang/
Home »

Batu

Malang Raya

Dua Partai Baru Lolos Verifikasi Faktual di KPU Kota Batu, Ada Temuan Janggal

Verifikasi dilakukan untuk memastikan jumlah anggota, domisili, kepengurusan, status kantor, dan jumlah anggota perempuan minimal 30 persen.

Dua Partai Baru Lolos Verifikasi Faktual di KPU Kota Batu, Ada Temuan Janggal
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Penyerahan berkas verifikasi faktual, dua partai baru, di KPU Batu, Jumat (5/1/2018). Penyerahan berkas ini merupakan tahap pertama. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Dua partai baru, sudah mendapatkan verifikasi faktual oleh KPU Kota Batu, Jumat (5/1/2018).

Dua partai itu adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Perindo.

Kedua partai tersebut sudah mendapatkan verifikasi faktual sehingga bisa mengikuti tahapan selanjutnya dalam Pilgub 2018 dan Pileg 2019.

Komisioner KPU Kota Batu Divisi Hukum, Mardiono mengatakan ini merupakan tahap pertama verifikasi faktual untuk partai baru saja.

"Kedua partai itu lolos di KPU tingkat kota. Kalau di KPU RI dinyatakan lolos, dan KPU Kota dinyatakan tidak lolos, maka tetap KPU Kota meloloskan partai itu. Nah kalau KPU RI tidak meloloskan partai baru ini, KPU Kota meloloskan, tetap tidak lolos," kata Mardiono saat menyerahkan hasil verifikasi faktual, di KPU Batu, Jumat (5/1/2018).

Verifikasi dilakukan untuk  jumlah anggota, domisili, kepengurusan, status kantor, dan jumlah anggota perempuan minimal 30 persen.

Ia menambahkan, kalau kedua partai ini hampir semua memenuhi persyaratan verifikasi.

Meskipun ada catatan-catatan khusus untuk kedua partai itu.

Mardiono mengatakan, kedua partai itu contohnya jumlah anggota dan kepengurusan perempuannya ada 40 persen.

Pihak KPU menggunakan sampling acak dari partai.

"Tahap kedua itu nanti adalah partai Garuda dan Berkarya. Dijadwalkan tanggal 12 Januari nanti selesai, masih berjalan prosesnya," imbuh dia.

Ada beberapa catatan khusus, di antaranya saat melakukan proses verifikasi faktual, ada salah satu orang yang menyatakan bukan anggota Perindo.

Namun, selebihnya memenuhi syarat verifikasi faktual.

"Kalau PSI, di Sipol tidak ada anggota perempuan, tetapi anggotanya padahal ada yang perempuan. Hanya kesalahan teknis saja. Dan itu bisa diperbaiki dalam masa perbaikan," tutur dia.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help