Malang Raya

Minat Transmigrasi Warga Tinggi, Disnakertrans Kabupaten Malang Minta Tambahan Kuota

Untuk tahun 2017 lalu dari Kabupaten Malang hanya memberangkatkan 3 KK mengikuti program transmigrasi ke wilayah Palembang Sumatera Selatan.

Minat Transmigrasi Warga Tinggi, Disnakertrans Kabupaten Malang Minta Tambahan Kuota
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Kadisnakertrans Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Besarnya minat warga Kabupaten Malang mengikuti program transmigrasi terkendala kuota yang disediakan.

Ini setelah dalam setahun kuota transmigrasi untuk Kabupaten Malang hanya 2 - 3 kepala keluarga (KK).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo mengatakan, untuk tahun 2017 lalu dari Kabupaten Malang hanya memberangkatkan 3 KK mengikuti program transmigrasi ke wilayah Palembang Sumatera Selatan.

Padahal, Disnakertrans Kabupaten Malang pada tahun 2017 lalu telah melatih dan membekali ketrampilan kepada 10 KK untuk bisa mengikuti program transmigrasi.

"Kamipun dengan kuota 3 KK untuk Kabupaten Malang hanya bisa menerima. Karena kuota transmigrasi itu dari Pemerintah Pusat yang dibiayai oleh APBN," kata Yoyok Wardoyo, Senin (8/1/2018).

Dengan adanya kuota transmigrasi hanya untuk 3 KK tahun 2017, dikatakan Yoyok Wardoyo, maka 7 KK lain yang telah dilatih dan dibekali ketrampilan masuk dalam daftar tunggu program transmigrasi tahun 2018.

Mereka akan langsung dimasukkan daftar program transmigrasi Pemerintah Pusat bila kuota tahun ini sudah kembali diberikan.

Pada tahun 2016 lalu, Disnakertrans telah memberangkatkan 10 KK mengikuti program transmigrasi.

Kuota transmigrasi lebih banyak setelah Kabupaten Malang menerima pelimpahan kuota dari Kabupaten/Kota lain yang tidak ada warga yang mengikuti program transmigrasi.

Di tahun 2017 Kabupaten Malang tidak mendapatkan limpahan kuota transmigrasi dari daerah lain sehingga hanya 3 KK yang diberangkatkan transmigrasi ke Sumatera Selatan.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help