Nasional

Najwa Shihab Ditetapkan ICW Sebagai Tokoh Publik Antikorupsi 2017, Alasannya Seperti Ini

Ternyata sebelum penetapan, ICW mengadakan Konferensi Pers "Tokoh Publik Antikorupsi 2017" di kantor ICW.

Najwa Shihab Ditetapkan ICW Sebagai Tokoh Publik Antikorupsi 2017, Alasannya Seperti Ini
Instagram
Najwa shihab 

SURYAMALANG.COM - Bersiap untuk kembali ke layar kaca dengan mata acara yang melambungkan namanya, Najwa Shihab justru mendapat penghargaan dari Indonesia Corruption Watch (ICW).

ICW menetapkan Najwa Shihab sebagai Tokoh Publik Anti Korupsi 2017, Senin (8/1/2018) malam.

Penetapan ini dikabarkan melalui akun Twitter resmi milik ICW, @antikorupsi sebagai berikut:

"Setelah menjalani beberapa tahapan, maka ICW dan panitia seleksi menetapkan Kak Najwa Shihab @NajwaShihab sebagai Tokoh Publik Antikorupsi 2017. Selamat Kak Nana", ungkap akun tersebut.

Dalam postingan twitter tersebut, ICW juga memberikan alasan mengapa pihaknya menetapkan sosok Najwa Shihab sebagai tokoh tersebut.

Pihaknya mengatakan penetapan ini dilatarbelakangi oleh kiprah Najwa Shihab yang memiliki jiwa sosial yang tinggi.

Selain itu, pihaknya menilai Najwa Shihab paham akan kondisi indonesia saat ini khususnya mengenai persoalan korupsi serta sebagai representasi anak muda.

ICW dan panitia seleksi lainnya juga melihat Najwa Shihab aktif mensuarakan persoalan pemberantasan korupsi dan kampanye antikorupsi melalui pekerjaannya.

Ternyata sebelum penetapan, ICW mengadakan Konferensi Pers "Tokoh Publik Antikorupsi 2017" di kantor ICW.

Dalam konferensi pers tersebut, dihadiri oleh Betti Alisjahbana sebagai perwakilan Dewan Juri, Ade Irawan sebagai wakil koordinator ICW, dan Liska Fauziah dari ICW.

Sedangkan panitia seleksi dalam pemilihan Tokoh Publik Antikorupsi adalah Betti Alisjahbana, Zainal Arifin Mochtar, dan Budi Setyarso.

Menurut Wakil Koordinator ICW, Ade Irman, pihaknya berharap dengan adanya penetapan ini dapat menginspirasi masyarakat luas dan masyarakat bisa berperan aktif dalan pemberantasan korupsi

(TribunWow/Dian Naren)

Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved