Malang Raya

Waspada Ya Guys, Akibat Hujan Deras Jalan di Jembatan Jalibar Kota Batu Ambles Lagi

Saat musim hujan air mudah masuk dan membuat tanah menjadi mengembang seketika, makanya ambles,

Waspada Ya Guys, Akibat Hujan Deras Jalan di Jembatan Jalibar Kota Batu Ambles Lagi
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
FOTO ARSIP - Jembatan Jalibar Kota Batu, Senin (20/11/2017). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Jalan di Jembatan Jalibar, Kota Batu, untuk kedua kalinya ambles lagi. Amblesnya jalan di Jembatan Jalibar ini dikarenakan struktur urugan tanahnya yang kurang optimal.

Hal itu diungkapkan oleh Kabid Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Alfi Nurhidayat, Selasa (9/1/2018). Ia mengatakan, karena struktur urugan tanah yang kurang optimal, sehingga masih memberikan kesempatan air untuk meresap di sela-sela urugan abutment jembatannya.

"Biasanya tanah ambles akan mudah terjadi pada tanah selama musim kemarau mengalami keretakan dengan lubang yang cukup besar. Saat musim hujan air mudah masuk dan membuat tanah menjadi mengembang seketika, makanya ambles," kata Alfi.

Tak hanya itu, adanya batuan yang kurang padat ini juga menyebabkan tanah ambles. Diketahui amblesnya jalan di Jembatan Jalibar ini lebar 1,5 meter dan kedalaman 60 centimeter, Senin (8/1/2018) sore. Pihaknya langsung menutup amblesnya tanah yang terletak pada jembatan tersebut. Material yang digunakan yakni batu dan pasir.

"Setelah ditutup, segera kami aspal. Agar pengendara aman saat lewat sini. Mengingat Jalibar juga sebagai jalur alternatif," imbuh Alfi.

Diketahui kasus sebelumnya terjadi pada bulan November 2017. Amblesnya tanah di  jembatan itu sekitar 2 meter, lebar 0,6 meter dengan kedalaman sekitar 2 meter. Ia menambahkan tanah urugan yang kurang padat dan tebal seperti urugan tanah di abutment ini sangat berbahaya dan sangat berpotensi ambles.

Terutama jika terjadi hujan yang cukup deras dengan kapasitas air yang sangat banyak, memiliki potensi besar untuk ambles.

"Kami lihat di lokasi ini tanahnya kombinasi batuan dan tanah padas, bisa jadi dulu saat pembangunan jembatan ini sekitar tahun 2013 kondisi tanah di area abutment jembatannya belum terkonsolidasi dan jembatan harus segera difungsikan," pungkas dia.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help