Blitar

Fakta Baru Soal Siswa SMP Blitar yang Bunuh Diri, Diduga Bukan Karena Rokok, Bedak, Atau Lipstik

Pihak SMPN 3 Srengat juga punya cerita sendiri sebelum AW diketahui meloncat dari atas jembatan kereta api dan terjun ke Sungai Brantas

Fakta Baru Soal Siswa SMP Blitar yang Bunuh Diri, Diduga Bukan Karena Rokok, Bedak, Atau Lipstik
SURYAMALANG.COM/ Foto dok Polsek Srengat
Siswa SMP terlihat berdiri di pinggir jembatan kereta api sebelum melompat ke Sungai Brantas di Kabupaten Blitar, Selasa (9/1/2018). 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Motif bunuh diri siswa SMPN 3 Srengat berinisial AW masih simpang siur.

Awalnya AW dikabarkan bunuh diri karena kepergok merokok di sekolah.

Belakangan ada motif lain yang beredar di sosial media.

AW dikabarkan bunuh diri karena ketahuan membawa bedak dan lipstik.

Tetapi, pihak SMPN 3 Srengat juga punya cerita sendiri sebelum AW diketahui meloncat dari atas jembatan kereta api dan terjun ke Sungai Brantas di Desa Selokajang, Srengat, Kabupaten Blitar.

Pihak sekolah menyebut orang tua AW dipanggil ke sekolah bukan soal rokok maupun bedak dan lipstik.

Kepala SMPN 3 Srengat, Heri Sasmito menceritakan awalnya sekolah mendapat kiriman surat pada Senin (8/1/2018).

Surat itu dimasukkan ke kotak masalah di ruang BK.

Pengirim surat itu atas nama ibu AW, Wiji Utami.

Surat itu ditujukan kepada wakasek kesiswaan dan guru BK.

Halaman
123
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help