Malang Raya

Tiga Aplikasi Smart City di Kota Batu Sudah Bisa Diunduh Melalui Play Store

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batu, Drs Siswanto mengatakan aplikasi itu bisa diunduh di Play Store

Tiga Aplikasi Smart City di Kota Batu Sudah Bisa Diunduh Melalui Play Store
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batu, Drs Siswanto, menunjukkam aplikasi Batu Among Tani Teknologi dari program Smart City Kota Batu yang bisa diunduh di gawai, Rabu (10/1/2018). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Tiga aplikasi Batu Kota Among Tani Teknologi dari program Smart City Kota Batu sudah bisa diunduh melalui gawai. Tiga aplikasi itu adalah Among Tani, Among Warga, dan Among Kota.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batu, Drs Siswanto mengatakan aplikasi itu bisa diunduh di Play Store.

Siswanto mengatakan, tiga aplikasi itu sudah mulai bisa diunduh sejak akhir Desember 2017.

"Sudah sebulan. Jadi warga bisa mendownload di gawai masing-masing. Cuma yang Among Kota tinggal penambahan sedikit saja. Tapi sudah bisa didownload," kata Siswanto, Rabu (10/1/2018).

Ia menjelaskan, tiga aplikasi ini memiliki fungsi masing-masing. Seperti Among Tani, yang bisa diunduh oleh petani di Kota Batu. Aplikasi ini bisa dimanfaatkan oleh petani untuk memberitahukan terkait hasil panennya. Tak hanya itu, petani juga bisa berkomunikasi dengan pembeli.

Sementara itu, untuk aplikasi Among Warga, bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

"Masyarakat bisa melaporkan terkait pelayanan umum. Atau terkait hal apa pun yang bisa mengkritik pemerintah untuk bisa lebih baik lagi," imbuh Siswanto.

Dari aplikasi tersebut, lanjutnya, Pemkot Batu bisa segera merespon keluhan warga. Dalam aplikasi ini, warga bisa mengirimkan detail lokasi, serta mengirimkan foto untuk melengkapi laporan.

Sementara itu, untuk Dinas yang bergabung dengan program ini juga masih belum keseluruhan. Pihaknya terus mensosialisasikan dan berharap semua Dinas bisa terkoneksi dengan program pintar ini.

Seperti halnya dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), yang sangat antusias bisa bersinergi dengan Smart City. Kabid Bina Marga DPUPR, Alfi Nurhidayat, mengatakan, saat ini di DPUPR sudah ada website yang bisa digunakan oleh warga Kota Batu.

"Di website itu masyarakat bisa langsung melaporkan jalan mana yang rusak. Kalau dibantu dengan Smart City justru lebih baik. Jadi kinerja juga lebih merespon cepat," kata Alfi.

Karena, lanjutnya, Smart City akan lebih baik jika bisa melayani kebutuhan masyarakat. Terutama yang berhubungan dengan pelayanan ke masyarakat. Begitu juga dengan BPBD Kota Batu.

Di BPBD Kota Batu ada yang namanya tim Pusdalops. Di mana tim ini memberikan informasi yang berhubungan dengan bencana di Kota Batu.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help